Penggugat Akan Ajukan Peninjauan Kembali

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Seorang penggugat Eko Wibowo warga Griya Timoho Estate Muja-muju Yogyakarta akan mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait keluarnya surat penetapan Ketua PTUN Yogyakarta yang menyatakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) SPBU Timoho di Jalan Ipda Tut Harsono Timoho Muja-muju Umbulharjo Yogyakarta yang dikeluarkan tergugat Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Kota Yogyakarta sah secara hukum dan telah berkekuatan hukum tetap.

“Kita akan ajukan PK dengan bukti adanya perkembangan hukum berupa putusan pidana. Karena dalam pengajuan IMB ada keterangan yang telah dipalsukan,” ungkap kuasa hukum penggugat, Oncan Poerba SH, Willyam H Saragih SH dan FX Yoga Nugrahanto SH kepada wartawan, Senin (05/11/2018).

Disebutkan, saat persidangan di PTUN Yogyakarta, awalnya penggugat akan mengajukan saksi penyidik kepolisian karena adanya dugaan pemalsuan surat sebagai syarat dalam pengajuan IMB. Karena tak semua warga termasuk penggugat memeberikan persetujuan pendirian POM Bensin Timoho. Tetapi saat itu majelis hakim PTUN Yogyakarat menolak usulan penggugat untuk mengajukan saksi.

Padahal perkara pemalsuan surat keterangan warga sekitar dapat dibuktikan di pengadilan dengan terdakwa Iwan Setiawan yang divonis bersalah dengan pidana penjara selama 8 bulan dari tuntutan jaksa selama 1 tahun penjara. Sehingga dalam putusan PTUN Yogyakarta, majelis hakim menolak gugatan penggugat dan menyatakan IMB sah dengan dikuatkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Surabaya.

“Saat kami hendak mengajukan kasasi, pihak kepaniteraan PTUN Yogyakarta menolak karena sesuai dengan UU No 3 Tahun 2009 tentang MA menyatakan perkara tersebu tak dapat diajukan kasasi. Kalaupun pihak kepaniteraan tidak menolak tetapi pengajuan kasasi tak akan dikirim ke MA,” tegas Oncan. (Usa)

BERITA REKOMENDASI