Penggunaan Teknologi Informasi Dorong Revolusi 4.0

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Annual International Conference on Social Sciences and Humanities (AICoSH) secara virtual pada Rabu-Kamis (10-11/06/2020).

“Kegiatan AICoSH dilaksanakan rutin setiap tahun dan merupakan forum internasional yang bertujuan mempertemukan akademisi dari dalam dan luar negeri. Pada tahun ini AICoSH diselengarakan secara virtual dikarenakan kondisi mewabahnya Covid-19 di Indonesia dan negara-negara lain di dunia yang belum mereda,” jelas Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, Dr Mochamad Sodik SSos MSi.

Pada The 2nd AICoSH 2020 mengangkat tema besar ‘Crafting Madani Society 5.0: Issues and Perspective’. Perihal Society 5.0 menjadi tema utama AICOSH tahun ini karena penggunaan besar-besaran teknologi informasi dan komunikasi yang mengubah wajah industri serta melahirkan revolusi industri 4.0.

Revolusi tersebut telah memicu digitalisasi dan otomatisasi di berbagai sektor dalam proses industry, bahkan dalam perkembangannya telah mendigitalisasi semua aspek dalam kehidupan. Selain itu, diskusi mengenai peran ilmu sosial dalam memandu pembangunan sosial menanggapi konsep Society 5.0 dan masalah serta perspektif yang muncul dari desain dan implementasinya juga mewarnai The 2nd AICOSH 2020.

Dosen Ilmu Komunikasi, Fakultas Sosial dan Humaniora UIN Suka Dr Diah Ajeng Purnami SSos MSi menambahkan, secara lebih khusus The 2nd AICoSH 2020 mengangkat tema yang mengarah pada masing-masing disiplin Ilmu Sosial dan Humaniora, khususnya Sosiologi, Ilmu Komunikasi dan Psikologi. Beberapa sub-tema yang didiskusikan dalam panel presentation, di antaranya Innovation Studies and Social Change, Politic Identity, Public Policy and Democracy; Citizenship, Islamic Studies, Gender, New Media, Mental Health, Wellbeing in Moslem Society and Family studies.

“Rangkaian AICoSH 2020 meliputi seminar internasional dengan pembicara dari berbagai insitusi, baik dalam maupun luar negeri dan presentasi hasil penelitian terbaik dari 10 peserta terpilih,” sebutnya. (Feb)

BERITA REKOMENDASI