Penghujung Tahun Harga Cabai Mulai Pedas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Fluktuasi harga masih dialami cabai dan bawang putih di beberapa pasar tradisional Kota Yogyakarta memasuki pengujung tahun 2019. Kondisi tersebut dipicu bertambahnya permintaan konsumen untuk kebutuhan liburan tahun baru, sedangkan dari sisi pasokan atau ketersediaan stoknya sangatlah mencukupi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Aris Riyanta menyampaikan, momentum liburan akhir tahun ini menyebabkan harga bahan pangan di DIY terus mengalami fluktuasi. Fluktuasi harga tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran alias tidak sampai mengalami gejolak harga yang berlebihan.

Baca juga :

Busyro Ungkap Novel Baswedan Pernah Diancam Dibunuh
Pastikan Pasokan Listrik Aman, Wakil Dirut PLN Kunjungi Yogya

"Tren kenaikan harga bahan pangan terutama yang dialami cabai dan bawang putih lebih dikarenakan bertambahnya permintaan konsumen. Sedangkan penurunan harga komoditi bahan pangan lebih dikarenakan pasokannya mencukupi sementara kebutuhan masyarakat cenderung normal," ujar Aris di Yogyakarta.

Aris menjelaskan, komoditas yang mengalami kenaikan harga dialami bawang putih kating yang semula Rp 26.700 menjadi Rp 29.300/- kg, bawang putih sinco dari Rp 23.700 menjadi Rp 24.300/kg dan cabai merah besar dari Rp 40.000 menjadi Rp 41.700/kg. Komoditas yang mengalami tekanan harga terjadi pada bawang merah dari Rp 33.700 menjadi Rp 32.300/kg dan cabai rawit hijau dari Rp 24.700 menjadi Rp 24.300/kg.

Sementara Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana menegaskan, fluktuasi harga bahan pangan masih akan terjadi jelang Tahun Baru nantinya. Terutama bahan pangan yang banyak dibutuhkan masyarakat seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan sebagainya karena mulai bertambahnya jumlah permintaan konsumen untuk kebutuhan perayaan pergantian Tahun Baru 2019 menuju 2020.

Tri Saktiyana menambahkan, komoditas lainnya masih terpantau stabil yaitu beras, daging sapi, daging ayam, tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng saat ini. Pihaknya sudah memastikan ketersediaan pasokan maupun kelancaran distribusi agar tidak menimbulkan gejolak harga dan memberikan tekanan pada inflasi akhir tahun di DIY.

Pedagang sayur mayur Suyani mengaku sejumlah harga komoditi bahan pangan khususnya cabai dan bawang memang mengalami fluktuasi. Pasokannya sendiri tergolong lancar baik dari dalam maupun luar DIY, harga berfluktuasi karena mulai adanya kenaikan permintaan konsumen saat ini.

"Bawang putih kating naik dari Rp 27.000 menjadi Rp 29.000/Kg, bawang putih sinco dari Rp 24.000 menjadi Rp 25.000/Kg dan cabai merah besar dari Rp 40.000 menjadi Rp 42.000/Kg. Karena permintaanya memang banyak untuk tahun baru," tandasnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI