Pengungsi Merapi Dapat Tenda ‘Covid’ dan Vitamin dari Kemensos

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kementrian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan bagi penanganan pengungsi Merapi, Selasa (24/11/2020). Bantuan senilai Rp 500 juta diserahkan melalui Dinas Sosial DIY berupa tenda Covid-19 serta kebutuhan dasar lain bagi pengungsi rentan.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Saffi Nasution mengatakan untuk sementara pihaknya memberikan bantuan senilai Rp 500 juta untuk pengungsi di Merapi yang berada di Sleman dan Boyolali. Namun begitu menurut dia, pihak Kemensos ingin terlebih dahulu menjalin komunikasi di bawah bersama stakeholder terkait agar ketika terjadi erupsi Merapi koordinasi bisa cepat dilakukan.

“Untuk saat ini kami paling penting koordinasi dulu, agar nanti ketika terjadi bencana bisa cepat sehingga pengungsi tertangani dengan baik. Hari ini kami berikan untuk sementara sekitar Rp 500 juta, bentuknya tenda Covid-19, kebutuhan dasar kelompok rentan seperti matras, logistik juga untuk ibu hamil, balita dan anak-anak,” ungkapnya pada wartawan usai rapat koordinasi di Kantor Dinas Sosial DIY.

Tenda Covid yang disiapkan Kemensos saat ini disiagakan 10 unit untuk pengungsian di wilayah lingkar Merapi. Tenda tersebut berukuran 8 x 6 meter dengan bahan terbuat dari PVC yang tidak terlalu panas namun tak terlalu dingin.

“Saat ini kami siagakan 10 unit, namun ketika nanti dibutuhkan lebih, kami siap datangkan lagi untuk para pengungsi. Tenda ini warnannya merah putih, dan sengaja dibuat agar pengungsi nyaman ketika harus tinggal di pengungsian,” ungkapnya lagi.

Sementara Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kemensos untuk memudahkan langkah saat memang nantinya terjadi bencana Merapi. Dinas Sosial DIY secara langsung menyalurkan bantuan kepada para pengungsi yang saat ini memang seluruhya termasuk dalam kelompok rentan.

“Jumlah pengungsi saat ini di Glagaharjo ada 239 yang terdiri dari lansia, ibu hamil, anak-anak dan bayi. Kebutuhan yang mendesak saat ini kebutuhan dasar seperti makanan pendamping asi, biskuit, juga vitamin untuk mereka. Hari ini kami sudah koordinasi dengan Kemensos dan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan,” terang dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI