Pengusaha Malaysia Bantu Obat Covid ke Muhammadiyah

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJogja.com – Muhammadiyah menerima bantuan obat opsional untuk SARS-CoV-2/COVID-19 dari seorang pengusaha Malaysia. Obat tersebut telah dikembangkan dan telah mendapat persetujuan pemakaian oleh National Health Institute Amerika Serikat dan adanya Emergency Use Authorization (EUA) oleh beberapa negara antara lain Slovakia dan India.

Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pondok Labu Din Syamsuddin mengemukakan hal tersebut dalam siaran pers yang diterima Redaksi, Sabtu (22/5). Sebagaimana diketahui, sebelumnya telah diisyaratkan dalam surat yang beredar dari Meneg BUMN tertanggal 5 Mei kepada BPOM, untuk juga menggunakan Ivermectin sebagai obat opsional bagi Covid-19, dalam rangka menanggulangi korban terinveksi Covid-19 di
tanah air.

“Sumbangan gratis pil Ivermectin dari seorang pengusaha dermawan Malaysia, yaitu Tan Sri Lee Kim Yew disampaikan kepada Ketua PRM Pondok Labu dan kemudian saya teruskan kepada Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Dr Abdul Mu’ti untuk ditindaklanjuti,” jelas
Din.

Din menjelaskan, Tan Sri Lee Kim Yew adalah seorang pengusaha penganut Konghucu yang bersimpati kepada Islam. Sejak 2006 beliau, lewat Chengho Multi Culture Education Trust, menjadi mitra strategis Muhammadiyah dan CDCC dalam penyelenggaraan World Peace Forum hingga kali ketujuh pada 2018. Beliau juga menyumbang kepada Pemerintah Indonesia satu set Mushaf Al-Qur'an 30 juz yang ditenun di atas kain yang sangat indah.

BERITA REKOMENDASI