Peningkatan Jalan Ruas Prambanan-Piyungan Baru 36 Persen

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Proyek peningkatan ruas Jalan Prambanan-Piyungan di Sleman baru terealisasi 36 persen. Padahal proyek tersebut harus sesuai Agustus nanti sesuai dengan masa kontrak.

Meski termasuk jalan propinsi, nanti dana untuk mengerjakan proyek tersebut berasal dari pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 22 miliar. Sebelumnya kondisi jalan rusak berat, padahal termasuk jalur wisata.

“Jalan ini menghubungkan jalan nasional. Di sisi utara ada Jalan Yogya-Solo dan selatan Jalan Yogya-Wonosari. Jadi, meski termasuk jalan propinsi anggaran dapat diambilkan dari DAK,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP dan ESDM) DIY Bambang Sugaib ketika menerima kunjungan dari Komisi C DPRD DIY, Kamis (3/6).

Selain peningkatan ruas jalan, juga pengerjaan gorong-gorong di kedua sisi. Untuk sisi barat panjangnya sama dengan panjang jalan, yakni 3,15 kilometer. Sedangkan sisi timur hanya 600 meter karena langsung nyambung dengan gorong-gorong milik Sumber Daya Air yang peruntukan irigasi.

“Total ruas Jalan Prambanan-Piyungan itu sekitar 10 kilometer. Namun, pengerjaan peningkatan jalan ini hanya 3,15 kilometer. Masih tersisa sekitar 2 kilometer yang membutuhkan penanganan segera. Sedangkan sisanya dalam kondisi bagus,” jelasnya.

Ketua Komisi C DPRD DIY Arif Setiadi mengatakan, Prambanan masuk dalam program strategis pariwisata nasional. Untuk itu dibutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Meskipun realisasinya ini sudah sesuai rencana, tetap saja harus dikebut.

“Kalau dilihat dari masa kontrak, tersisa sekitar tiga bulan lagi. Padahal baru 36 persen. Ini harus selesai tepat waktu,” jelasnya. (Awh)

 

BERITA REKOMENDASI