Pentas Kangen Jogja, Banjarbaru Menarik Perhatian

DINAS Pariwisata Kota Yogya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan dan Kabupaten Temanggung menggelar Pentas “Kangen Jogja” di Titik Nol Kilometer Sabtu (23/3) malam. Selain bertukar produk budaya dan informasi, pentas tersebut juga memperkenalkan potensi kota masing-masing. 

Turut hadir dalam pentas kolaborasi Wakil Walikota Yogya Drs. Heru Purwadi, MA, Walikota Banjarbaru Drs.Nadjmi Adhani, M.Si, dan Bupati Temanggung Muhammad Al Khaziq. Gelaran kemarin adalah kali pertama kolaborasi ini digelar. Potensi daerah yang diperkenalkan seperti produk budaya: makanan, minuman, dan pariwisata. 

Heru Purwadi tak malu-malu mengapresiasi Banjarbaru dan Temanggung. Khusus Banjarbaru, ia kaget karena banyak sekali pemangku kebijakan yang datang. Di depan masyarakat dan dua perwakilan daerah kolaborator, Heru membagikan rahasia kota Yogya. "Nah selain Kota Perjuangan, Wisata, dan lain-lain, Yogya ini juga Kota Mantan. Banyak yang punya mantan di Yogya. Nah khusus di Titik Nol di sinilah pusat berkumpulnya orang-orang dari seluruh Indonesia," kisah Heru yang kian menambah keakraban.

Sementara itu Nadjmi mengatakan tujuan Pemkot Banjarbaru berkolaborasi adalah untuk meluncurkan kalander of event Banjarbaru 2019. Dirinya melihat pintu masuk wisatwan mancanegara adalah Yogya. Hal itulah yang membuatnya tak ragu memilih Yogya. Selain itu pihak Banjarbaru juga membagikan makanan khas daerah gratis ke pengunjung yang datang. Untuk kalander event Banjarbaru, ada 17 gelaran yang diperkenalkan Nanang Galuh di depan Wakil Walikota dan publik Yogya. 

"Pilihan meluncurkan kalander of event di Yogya target kami 2019 dan Yogya adalah pintu masuknya. Hari ini kami ingin memperkenalkan makanan seprti Nasi Kebuli, Fashion yaitu Sasirangan, dan Fun ada tempat menarik di Banjarbaru dan kami perkenalkan juga event di Banjarbaru yang bisa dinikmati masyarakat nantinya. Semoga saja Banjarbaru dan Yogya sama-sama menebalkan predikat Indonesia sebagai negara wisata dunia," sambung Nadjmi. (Des)

BERITA REKOMENDASI