Pentas Seni dan Budaya jadi Puncak HUT PDIP ke 47

YOGYA, KRJOGJA.com – Masyarakat hadir dan menyaksikan puncak acara perayaan HUT PDI Perjuangan ke 47 berupa Pentas Seni di Kepuh, Klitren Yogyakarta dengan menampilkan Tari Singo Barong, Rampak Buto Gedruk, Jathilan Putra dan Putri serta Sorengan.

"Puncak acara HUT PDI Perjuangan ini kita kemas dalam perspektif kebudayaan untuk memberikan hiburan bagi masyarakat sekaligus untuk nguri-uri kabudayan jawi, untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan jawa sebagai bagian dari kebudayaan nasional. Hal ini sesuai amanat Bung Karno, Tri Sakti yang salah satunya kita berjuang untuk berkepribadian dalam budaya", ujar Endro Sulaksono Ketua PAC PDI Perjuangan Gondokusuman Yogyakarta.

BACA JUGA :

AKAR RUMPUT INGIN JP-HALIM BERDUET
Esti Minta Rekomendasi DPP Harus Didukung

Survei Tinggi, Yuni Berpeluang Besar Diusung PDIP

Pentas seni yang digelar PAC PDI Perjuangan Gondokusuman ini tidak hanya menarik kehadiran warga namun juga wisatawan asing, tampak beberapa semangat mengambil foto dan video, diantaranya ada yang menyebut dirinya Mark dari Polandia. Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta Dedi Jati Setiawan, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Wisnu Sabdono Putro.

Eko Suwanto dalam sambutannya menegaskan bahwa PDI Perjuangan berkomitmen menjadikan jalan kebudayaan sebagai jalan perjuangan untuk menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, merawat NKRI, UUD NRI 1945 dan Keistimewaan DIY.

"Kami sampaikan terima kasih atas partisipasi seniman dan budayawan Jogja dalam puncak acara HUT PDI Perjuangan ini. Matur nuwun juga untuk masyarakat Jogja yang cinta kebudayaan sendiri. Mari kita jaga kebudayaan kita dengan semangat gotong royong", ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta

Eko Suwanto juga menyampaikan bahwa seni budaya ini akan dapat memberikan nilai lebih secara ekonomi bagi masyarakat. Butinya, banyak wisatawan domestik maupun asing datang untuk melihat dan menikmati sajian seni budaya yang ditampilkan. Kedepan kita ajak masyarakat bangkit dan bergerak berjuang jaga dan lestarikan seni budaya yang ada ditengah tengah masyarakat. 

"Dengan polesan ekonomi kreatif, seni budaya akan menjadi andalan dalam meningkatkan produktifitas dan perekonomian masyarakat. Pemda kita harap juga memberikan perhatian lebih bagi bertumbuhkembangnya seni budaya di Jogja. Semoga Pemda bisa sediakan pusat pusat penampilan seni budaya di setiap kelurahan/desa agar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi rakyat berbasis kebudayaan", ujar Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto. (*)

BERITA REKOMENDASI