Makna Penting Dibalik Pepatah Jawa Sultan Dalam Pidato Hari Ini

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pernyataan sikap dalam acara ‘Sapa Aruh bersama Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dikompleks Kepatihan, Senin (23/3) pagi ini. Digelar oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi DIY, penyataan Sultan ini disampaikan menanggapi perkembangan wabah virus corona di Yogyakarta.

Pernyatan Sultan yang dikemas dalam sapaan ini sekaligus himbauan dan arahan kepada warga Yogyakarta menghadapi wabah virus corona. Pernyataan disampaikan Sultan dengan dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Jawa untuk menjangkau masyarakat dengan lebih luas. Dalam pidato teks bahasa jawa, sultan terdengar beberapa kali mengucapkan pepatah jawa untuk menggambarkan pesan yang ingin disampaikannya.

Berikut beberapa pepatah jawa sarat filosofi dalam pidato Sultan beserta artinya yang kami olah dari berbagai sumber :

Datan serik lamun ketaman, datan susah lamun kelangan

Arti: Perasaan benci, sakit hati, sedih, marah, maupun kecewa, bisa dipastikan setiap manusia pernah mengalaminya, apalagi saat tertimpa masalah ataupun musibah. Bisa saja dari semua masalah dan musibah yang terjadi sebenarnya adalah cara Tuhan untuk mendewasakan umatnya.

Sing padha eling lan waspada

Arti: Eling, artinya selalu ingat atau insyaf dalam segala keadaan. Dengan bersikap demikian, maka menjadi selalu ingat akan kewajiban menyembah kepada Tuhan, sekaligus ingat akan nikmat-nikmat dan anugerah-Nya, kasih-sayang-Nya, di samping juga selalu ingat dan insyaf pada kesalahan.

Waspada juga berarti berhati-hati dalam semua sikap dan tingkah laku. Mampu membedakan dengan jelas dan terang, mana yang merupakan perintah dan mana yang merupakan larangan Tuhan, sehingga dengan modal kewaspadaan itu kita diharapkan akan selamat dalam perjalanan hidup ini.

Gusti paring dalan kanggo sapa wae gelem ndalan

Arti: Orang Jawa memiliki keyakinan bahwasanya Tuhan akan memberi jalan kepada manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran/kebaikan. Semua tergantung dari niat dan kemauan, jika seseorang memiliki niat dan kemauan menempuh jalan kebenaran, maka Tuhan-pun akan memberikan petunjuk dan jalan bagi orang tersebut.

Wong sabar rejekine jembar, Ngalah urip luwih berkah

Arti: orang bersabar peluang rejekinya lebih lebar, mengalah hidup lebih berkah. Mengalah tidak berarti kalah, untuk hal-hal tertentu memang adakalanya seseorang harus bisa mengalah agar bisa mendapatkan yang terbaik.

Lampah ratri, zikir wengi, nyuwun pangaksami lan pangayomane Gusti

Arti: Selalu ingat kepada Sang Maha Pencipta dengan tekun beribadah,  zikir malam, mohon pengampunan dan perlindungan tuhan.

Kêsandhung ing râtâ, kêbêntus ing tawang

Arti: Terkadang kita tidak sadar dengan resiko saat terlena dengan perasaan nyaman, kemewahan, suka cita dengan meninggalkan kewaspadaan dan hati-hati.

BERITA TERKAIT