Penuhi Nazar, Suporter PSIM Ini Pakai Baju Peranakan di Mandala Krida

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Andreas Rah Aji Ragil Pangestu (20) pelajar SMK Bopkri 2 Yogyakarta tampak berbeda dari pemandangan kebanyakan suporter yang memadati Stadion Mandala Krida Kamis (8/8/2018) sore. Pemuda asli Kecamatan Kraton tersebut mengenakan pakaian peranakan saat mendukung Laskar Mataram di pertandingan pertama di Mandala Krida.

Pakaian peranakan yang dikenakan tampak sedikit lusuh, namun ia kenakan lengkap dengan blangkon di kepala. Aji begitu ia akrab disapa hanya mengenakan sandal jepit hitam kusut yang dikenakannya untuk berjalan kaki.

Ketika berbincang dengan KRjogja.com, Aji mengaku sengaja mengenakan pakaian peranakan ke Mandala Krida sebagai perwujudan nazar. Tak hanya itu, Aji juga sengaja berjalan kaki dari rumahnya hingga Mandala Krida yang jaraknya sekitar 5 kilometer.

Pakaian peranakan yang dikenakan merupakan milik sang ayah yang merupakan abdi dalam Kraton Yogyakarta. “Ini saya pakai peranakan karena nazar saya dulu kalau Mandala sudah jadi saya pakai pakaian adat dan jalan kaki dari Kraton sampai Mandala. Berangkat tadi jam 13.00 WIB, sekitar setengah jam,” ungkapnya tersenyum.

Aji yang mengaku penggemar berat PSIM sejak kelas 2 SD turut melempar harapan agar tim kesayangannya bisa meraih hasil maksimal di laga kontra Martapura FC. “Paling tidak bisa 3-0 lah, mudah-mudahan El Loco Gonzales bisa cetak gol,” imbuhnya.

Aji sendiri memiliki nazar kembali untuk membeli jersey dengan nama pemain yang mencetak gol pertama kali di Stadion Mandala Krida hari ini. “Nazar saya, siapa pemain PSIM yang pertama cetak gol bakal saya beli jerseynya. Ini saya sedang menabung untuk beli,” kelakarnya. (Fxh)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI