Penumpang Bandara Adisutjipto Bakal Naik 11,6 Persen

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta memprediksi arus mudik lebaran tahun ini naik 11,6 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk puncak arus mudik, diperkirakan akan terjadi pada H-7 atau tanggal 8 Juni dengan 28 ribu penumpang.

Adapun puncak arus lebaran diperkirakan akan terjadi H+4 atau tanggal 20 Juni dengan 30 ribu penumpang. Angka ini naik 6 persen dibandingkan arus lebaran tahun lalu dengan 28 ribu pada puncaknya.

BACA JUGA :

Bandara Adisutjipto Buka Slot Penerbangan Tambahan

Status Merapi Naik, Aktivitas Bandara Adisutjipto Masih Normal

Menhub : Persiapan Mudik Sudah 90 Persen

Hal itu diungkapkan General Manager (GM) PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama, Selasa (29/5). Guna memberikan pelayanan bagi pengguna jasa penerbangan juga akan dibuka Posko Terpadu Lebaran 2018 pada tanggal 7 Juni – 24 Juni 2018.

Agus Pandu menuturkan, sudah ada tujuh maskapai yang mengajukan ekstra flight adalah Citilink, Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, Nam Air, Express Air dan AirAsia dengan ruti tujuan Jakarta, Makassar, Banjarmasin, Lampung, Pangkalpinang, Pontianak dan Pekanbaru.

"Mendukung aktivitas penerbangan komersial pada momen lebaran, terhitung tanggal 11-24 Juni 2018 tidak ada penerbangan pesawat militer. Karena mengikuti jadwal libur nasional. Dan itu dapat dimanfaatkan maskapai untuk mengajukan ekstra flight," ujarnya.

PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta juga melakukan penambahan area ruang tunggu di Terminal A yang siap digunakan sebelum puncak Lebaran. "Kami melakukan penambahan luasan ruang tunggu baru, yaitu 220 meter2 dengan kapasitas 250 tempat duduk," jelas Agus Pandu. (Awh)

BERITA REKOMENDASI