Penumpang KA Eksekutif ini Pilih Buka Baju, Ada Apa?

YOGYA (KRjogja.com) – Puluhan penumpang Kereta Api Lodaya Pagi Ekspress tujuan Yogyakarta-Bandung, Senin (25/7/2016) mengeluhkan ketidaknyamanan di kereta eksekutif tersebut. Lantaran pendingin ruangan (AC) di salah satu gerbong tak menyala sehingga suasana di dalam gerbong terasa gerah sejak keberangkatan.

Janu Riyanto, salah satu penumpang mengungkapkan bersama penumpang lain di gerbong eksekutif 4 merasa sangat tak nyaman karena keadaan gerbong yang sangat panas sejak berangkat dari Yogyakarta. Keadaan tersebut semakin parah lantaran semakin siang matahari menyengat yang secara tak langsung membuat suhu ruangan semakin panas.

"Kebetulan kami membawa rekan-rekan wartawan yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wartawan Nasional di Bandung namun memang ternyata di salah satu gerbong ACnya mati dan suhu ruangan panas, tidak nyaman sekali," ungkapnya pada KRjogja.com.

Para penumpang sebenarnya telah menyampaikan keluhan tersebut pada nomor telpon yang berada di layanan customer service gerbong namun tetap saja tak ada pembenahan dan suhu ruangan tetap panas. "Beberapa teknisi sempat memeriksa namun tak lama pergi dan tetap panas hingga beberapa penumpang laki-laki memilih bertelanjang dada, saking panasnya eh malahan nomer customer servicenya diambil," keluhnya lagi.

Salah satu penumpang lain yang memilih bertelanjang dada, Heri Purnomo mengaku memilih melepas kaos yang dikenakan karena suhu ruangan yang terasa panas. "Sayang sekali, tiketnya mahal Rp 320 ribu tapi panas sekali yasudah lepas baju saja, delapan jam sampai Bandung tidak nyaman," keluhnya.

Para penumpang berharap, ada evaluasi di tubuh PT KAI terkait pelayanan yang kurang nyaman tersebut. "Eman-eman karena selama beberapa tahun terakhir ini sudah sangat baik pelayanannya," pungkas Janu Riyanto. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI