Penyaluran Kredit di DIY Alami Penurunan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kinerja perbankan di DIY mengalami penurunan dalam penyaluran kredit pada Oktober 2021. Sedangkan Loan Deposit Ratio (LDR) mencapai 60,72 persen yang penurunan apabila dibandingkan September 2021. Sementara itu, Rasio Non performing loan (NPL) mengalami penurunan kualitas kredit dari 2,99 persen pada September 2021 menjadi 3,23 persen pada Oktober 2021.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY Parjiman mengatakan pandemi Covid-19 memiliki dampak yang signifikan terhadap perekonomian, tidak terkecuali terhadap kinerja perbankan baik secara nasional maupun daerah. Perbaikan kinerja sektor perbankan ditunjukkan sejak triwulan III 2020. Dampak Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Berlevel menjadi salah satu pemicu kinerja perbankan tumbuh lambat kembali sehingga berpengaruh pula terhadap kinerja perbankan di DIY.

“Kinerja perbankan DIY dari sisi aset mengalami sedikit peningkatan dari 6,72 persen pada September 2021 menjadi 7,57 persen pada Oktober 2021. Senada, kenaikan tipis dialami Dana Pihak Ketiga (DPK) dari 6,03 persen pada September 2021 menjadi 7,28 persen pada Oktober 2021. Sebaliknya, kredit perbankan di DIY justru turun dari 6,02 persen pada September 2021 menjadi 5,45 persen per Oktober 2021,” paparnya di Yogyakarta, Kamis (23/12/2021).

Parjiman menjelaskan kredit perbankan DIY berdasarkan sektor ekonominya mencatatkan kenaikan 3,78 persen (ytd) dengan pertumbuhan tertinggi dialami sektor perikanan sebesar 26,39 persen diikuti sektor listrik, gas dan air sebesar 24,69 persen. Komposisi berdasarkan sektor ekonomi didominasi bukan lapangan usaha sebesar 37,06 persen lalu perdagangan besar dan eceran mencapai 25,43 persen.

“Kredit UMKM perbankan DIY turun sebesar 8,26 persen pada Oktober 2021 dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 8,60 persen. Rasio NPL-nya naik dari 3,80 persen pada September 2021 menjadi 3,94 persen pada Oktober 2021,” imbuhnya.

Kinerja perbankan syariah di DIY pada September 2021 mengalami penurunan. Financing Deposit Ratio (FDR) 64,53 persen, namun mengalami peningkatan dibandingkan September 2021. Selanjutnya, rasio NPF mengalami perbaikan kualitas pembiayaan yakni dari sebesar 3,96 persen pada September 2021 ke 3,86 persen per Oktober 2021.

“Sementara itu, capaian kinerja bank umum di DIY pada Oktober 2021 mengalami peningkatan dari sisi aset dan DPK. Loan Deposit Ratio (LDR) 57,54 persen mengalami penurunan apabila dibandingkan September 2021. Rasio NPL mengalami penurunan kualitas kredit yakni dari 2,53 persen pada September 2021 ke 2,80 persen pada Oktober 2021,” tuturnya.

OJK sekaligus menyampaikan kinerja BPR/S di DIY pada Oktober 2021 mengalami penurunan dari sisi kredit. Loan Deposit Ratio (LDR) 94,93 persen yang mengalami penurunan apabila dibandingkan bulan sebelumnya. Rasio NPL mengalami penurunan kualitas dari 5,97 persen pada September 2021 ke 6,01 persen per Oktober 2021. (Ira)

BERITA REKOMENDASI