Perairan Selatan DIY Berpotensi Gelombang Tinggi

YOGYA,KRJOGJA.com – Wilayah perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih berpotensi mengalami gelombang tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta menyebut potensi tinggi gelombang mencapai 3.0 meter.

"Potensi tinggi gelombang diprakirakan berlangsung dua hari 17-18 Oktober 2019," kata Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Mlati, Sigit Hadi Prakosa dalam keterannya. Jum'at (18/10/19).

Potensi gelombang tinggi pada 17 Oktober 2019 berkisaran 2.5 – 3.0 meter dengan pergerakan selatan menuju utara. Sedangkan hari ini (18 Oktober 2019) mencapai 2.5 meter dengan pergerakan gelombang dari selatan menuju utara. Peningkatan kecepatan angin umumnya 29 sampai 38 kilometer per jam.

Pemicu tinggi gelombang dikarena perbedaan tekanan udara yang cukup mencolok wilayah di Selatan Indonesia dengan wilayah Utara Indonesia . Sehingga selisih tekanan udara menyebabkan kecepatan angin yang berdampak pada peningkatan tinggi gelombang yang masuk ke perairan Selatan DIY.

Sigit kembali mengimbau para nelayan juga bagi wisatawan harus hati-hati karena profil pantai di selatan DIY curam. "Jadi kalau mandi di laut dengan ombak yang sedang pun berbahaya karena dapat menyeret mereka masuk ke dalam dan terperangkap di laut yang curam," pungkasnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI