Peran Aktif Guru Antisipasi Penyebaran Covid-19 Selama PTM

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sekolah di DIY sudah mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh atau 100 persen. Supaya PTM berlangsung aman dan nyaman, penegakan protokol kesehatan (prokes) harus dipastikan terlaksana dengan baik.

Untuk itu peran aktif guru dalam mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 di sekolah selama PTM menjadi penting. Peran aktif guru tidak hanya memastikan penegakan prokes, tapi juga mengedukasi dan mensosialisasikan prokes kepada siswa.

“Peran aktif guru dalam penegakan prokes cukup penting. Karena kalau anak SMAatau SMP mungkin kita beritahu kamu jangan terlalu dekat dengan temen ya, itu bisa. Tapi kalau (jenjang) pendidikan itu makin turun (SD, TK atau PAUD) apa iya bisa dikatakan kamu jarak satu meter ya sama temanmu. Ya mungkin kalau itu duduk di bangku (kelas) iya, tapi kalau mereka bermain perlu peran seperti guru untuk memberitahu anak,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono.

Sultan mengatakan, meski penyebaran Covid-19 di DIY mulai landai, tapi masyarakat termasuk siswa dan guru tidak boleh lengah dan mengabaikan prokes. Karena hanya dengan cara tersebut terjadinya penularan atau klaster baru di lingkungan pendidikan bisa dicegah. Untuk itu butuh komitmen semua pihak.

“Kalau saya, dari kondisi yang landai seperti ini risiko untuk lompatan (kasus naik signifikan) itu saya kira tidak. Tapi kalau naik mungkin iya, tapi naiknya cuma satu atau dua kasus, nanti turun lagi. Bahkan, libur Nataru 2022 lalu tidak berdampak signifikan pada penambahan kasus positif di DIY. Melihat penyebaran Covid-19 yang landai, saya berharap kondisi ini bisa tetap dipertahankan,” harap Sultan.

Mengenai varian baru Omicron, Sultan menyatakan, belum bisa menyatakan ada atau tidak karena masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (Ria)

BERITA REKOMENDASI