Peran Bahasa Jawa Bentuk Karakter Manusia

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Bahasa Jawa sebagai produk budaya lokal memiliki peran besar dalam membentuk karakter manusia. Hal tersebut yang ingin dimaksimalkan Dinas Kebudayaan DIY dengan kembali menggiatkan kegiatan membaca dan menulis Bahasa Jawa, khususnya dalam bentuk Aksara Jawa.

Untuk merealisasikan program tersebut, Dinas Kebudayaan DIY menggelar kegiatan Pawiyatan Bahasa Jawa bagi instruktur yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti guru, budayawan dan lainnya. Hal ini bentuk konsekuensi Disbud DIY dalam mengembangkan budaya lokal, sekaligus membentuk karakter masyarakat.

"Tentu saja kegiatan ini menjadi bagian dari geliat keistimewaan Yogyakarta. Tidak hanya dengan kegiatan kesenian, tapi kami all out melalui berbagai jalan dan bidang," tegas Kepala Dinas Kebudayaan DIY Umar Priyono sela penjelasan mengenai Pawiyatan Bahasa Jawa di Pendapa Dinas Kebudayaan DIY, Kamis (15/03/2018).

Menurut Umar, kegiatan ini akan dijalankan selama enm bulan mulai Maret 2018 ini. Ia berharap dengan program ini, keistimewaan dapat menyentuh segala lini masyarakat. Terlebih bahasa Jawa mejadi produk lokal yang terbukti mampu mewarnai karakter, sikap dan kepribadian manusia Jawa khususnya.

"Bahasa Jawa ini sangat penting diterapkan dalam kehidupan saat ini. Generasi muda perlu mendapat pendidikan karakter sesuai dengan budaya lokalnya sendiri," sambung Umar.

Selain dengan konsep 'Sinau Maca lan Nulis Basa Jawa' yang terus digemakan melalui Pawiyatan Bahasa Jawa ini, Disbud DIY juga tengah menyiapkan tabloid berbahasa Jawa yang menyasar segmen pembaca muda. Bahkan, generasi muda diajak untuk berkontribusi naskah untuk tabloid yang segera diterbitkan dalam waktu dekat.

"Kami tunggu naskahnya, baik dalam bahasa Jawa krama maupun ngoko. Malahan boleh pakai bahasa gaul. Harapannya bahasa Jawa makin membudaya dan mewarnai kehidupan anak muda," ucap Umar. (Feb)

BERITA REKOMENDASI