Peran Orangtua, Sukses Anak Tempuh UNBK

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Suksesnya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA yang akan dimulai pada 1 April besok, tidak hanya ditunjang dari penguasaan pelajaran di sekolah, tapi juga suasana kondusif di dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, selain mendampingi anak belajar, orangtua juga perlu menciptakan suasana nyaman di lingkungan keluarga. Dengan suasana nyaman dan kondusif, diharapkan anak bisa fokus dalam belajar.

”Supaya siswa SMA bisa fokus dalam mengerjakan soal UNBK dan tetap percaya diri, siswa harus serius dalam belajar dan memperbanyak latihan soal, terutama yang diujikan dalam UNBK. Sehingga kalau menghadapi soal dalam bentuk apa saja tidak masalah, karena materinya dikuasai dengan baik. Selain beberapa hal di atas, siswa juga harus berdoa dengan sungguh-sungguh,” kata Wakil Ketua Dewan Pendidikan DIY, Prof Dr Buchory MS MPd.

Buchory mengatakan, pelaksanaan UNBK yang menggunakan perangkat komputer secara tidak langsung menuntut siswa untuk lebih trampil. Karena ketrampilan dalam menggunakan komputer akan menjadikan mereka merasa nyaman dan lebih fokus dalam mengerjakan soal ujian.

”Saya kira setiap orangtua pasti menginginkan anaknya mendapatkan nilai bagus dari UNBK. Meski begitu, bukan berarti mereka jadi memaksakan anak untuk mengikuti berbagai macam les, sehingga menjadikan mereka terbebani. Sebaliknya orangtua harus memberikan dukungan kepada anaknya agar secara psikologis tidak membebani psikis anaknya,” ungkapnya.

Mantan Rektor UPY itu menambahkan, menjelang pelaksanaan UNBK orangtua tidak perlu memaksa anak untuk belajar sampai larut malam. Karena jika mereka terlalu ditekan untuk belajar, selain materi yang dipelajari tidak bisa terserap dengan baik. Dikhawatirkan bisa mempengaruhi konsentrasi mereka saat mengerjakan soal ujian pada pagi harinya.

Sementara bagi sekolah hendaknya menciptakan suasana yang kondusif agar siswa dalam keadaan tenang mengerjakan UNBK. ”Sekolah harus menyediakan komputer yang cukup dengan jaringan yang memadai agar tidak terjadi gangguan teknis selama UNBK. Kalau perlu koordinasi dengan PLN intensifkan agar tidak terjadi gangguan listrik,” tambahnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI