Perayaan Jumat Agung dan Kamis Putih, Umat Katolik Teladani Yesus

Editor: KRjogja/Gus

KRJogja.com YOGYA – Umat Katolik diminta meneladani Yesus, sebagai Tuhan dan Guru yang berkenan melayani, memvasuh kaki murid-muridnya. Demikian pula Yesus rela mati disalibkan mengorbankan tubuh dan darahNya untuk manusia.

Demikianlah Perayaan Kamis Putih, Kamis (1/4) malam dan Jumat Agung, Jumat (2/4) di gereja-gereja Katolik Yogykarta berlangsung dengan khidmad, aman dan lancar. Misa dilaksanakan dengan standar prokes Covid-19, umat yang datang beribadah di gereja sesuai jadwal dari undangan yang diterima per wilayah/lingkungan. Terlihat juga petugas pengaman di sekitar gereja memberikan rasa aman bagi Umat Katolik dalam menjalankan ibadahnya.

“Di malam perjamuan terakhir sebelum disalibkan Yesus membasuh kaki murid-muridNya sebagai teladan kasih dan pelayanan,” ungkap Rm Floribertus Hasto Rosariyanto SJ dalam Perayaan Kamis Putih di Gereja St Antonius Padua Kotabaru.

Rm Hasto menyebutkan murid-murid Yesus dari berbagai latar belakang dengan karakter yang berbeda-beda diajarkan untuk saling mengasihi dan melayani. “Itulah warna gereja yang sejak awal sudah berbeda-beda, murid-murid yang menjadi Rasul diajar dengan keras dan lembut. Sekitar 3 tahun para muris melihat teladan Yesus dengan pelayanan dan muzizat, dan apa yang diajarkan dengan hati,” ujarnya.

Malam perjamuan terakhir ini lanjut Rm Hasto mengajak para murid untuk mengenang Yesus yang mengorbankan tubuh dan darahNya, hingga saat ini dirayakan dalam setiap Perayaan Ekaristi. Selanjutnya Perayaan Jumat Agung di Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Pugeran Yogya berlangsung dengan fragmen mengenang penyaliban Yesus. Bagaimana Yesus yang dikhianati muridnya Yudas Iskariot diadili.

BERITA REKOMENDASI