Perayaan Tiong Ciu Marakkan Wisata

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA (KRjogja.com) – JCACC (Jogja Chinese Art and Culture Center) siap menggelar Perayaan Tiong Ciu, Rabu (4/10) malam di Klenteng Tjen Ling Kiong Poncowinatan. Belasan organisasi dan tokoh masyarakat Tionghoa yang tergabung dalam JCACC mendukung Perayaan Tiong Ciu  yang sudah rutin delapan tahun  digelar setiap tanggal 15 bulan 8 kalender Tiongkok. Meski tahun ini tanpa kehadiran Liong Dupa tetap istimewa dengan menampilkan Barongsay LED yang saat ini sedang trend. 

"Tiong Ciu untuk menggairahkan wisata dan mengenalkan budaya Tionghoa sebagai bukti masyarakat Yogya cinta damai dan pembauran,Tahun ini sebagai koordinator adalah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pengda DIY, dan yang istimewa dimulai sejak sore juga ada belasan stan menyediakan kuliner khas, pernik-pernik, juga sponsor, hospital, dan lainnya," papar Ketua PSMTI DIY, Thomas Santoso Widjaya Gunawan SH kepada wartawan, Selasa (27/9) di Ibis Hotel. 

Didampingi Wakil Ketua PSMTI DIY Ellyn Subiyanti, Ketua Fu Qing Yogya Jimmy Sutanto, Ketua Paguyuban Warga Tionghoa Bhakti Putera Muwardi Gunawan, yang juga Pengurus JCACC, dan Ernest mewakili Generasi Muda JCACC, disebutkan acara akan dibuka dengan doa keselamatan negeri dari para pemuka agama dan aliran kepercayaan. "Selanjutnya ada fragmen drama The Legend of Moon Goddes (Dewi Bulan), Barongsay LED, Liong Putra, Liong Putri, lagu-lagu Mandarin dan tari-tarian Tionghoa dari beberapa paguyuban," jelas Ellyn. 

Juga akan dilakukan lelang untuk kue bulan,  buah-buahan, cincin yang sudah didoakan. "Lampion-lampion di Klenteng yang sudah diberi nama merupakan wujud persembahan, doa permohonan bagi warga Tionghoa. Pengisi acara banyak melibatkan generasi muda JCACC dari berbagai paguyuban, malamnya ada jamuan makan bersama selain tradisi menikmati kue bulan, saat bulan bersinar penuh (fullmoon)  warga Tionghoa biasa berkumpul mempererat persaudaraan," jelas Ellyn. (M-3) 

BERITA REKOMENDASI