Percepat Vaksinasi Covid-19 Tahap II, Dinkes Jemput Bola

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY berupaya melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap II sesuai arahan pusat, khususnya vaksinasi bagi warga lanjut usia (lansia) yang capaiannya masih dibawah target. Dalam hal ini, pihaknya mengapresiasi atas sumbangsih Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota se-DIY dalam percepatan vaksinasi dengan langsung jemput bola di wilayahnya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan DIY mendapatkan distribusi vaksin sekitar 250 ribu dosis. Berkat sumbangsih Dinkes Kabupaten/Kota se-DIY, distribusi vaksin tersebut sudah terlaksana dengan baik bahkan sudah dilakukan percepatan vaksinasi dengan metode jemput bola.

“Mereka mendatangi langsung pasar dan tempat-tempat yang berpotensi penularan lalu melakukan vaksinasi Covid-19. Teman-teman Dinkes Kabupaten/Kota di DIY sudah melakukan percepatan vaksinasi, sangat luar biasa sekali dengan skema jemput bola. Kami pastikan vaksin sebanyak 2000 yang masa kadaluarsanya pada Juni 2021 akan habis dan tidak ada yang tertinggal,” tuturnya kepada KRJOGJA.com di Yogyakarta, Sabtu (19/06/2021).

Pembajun menyatakan Dinkes DIY sendiri tidak ketinggalan dengan melakukan vaksinasi massal secara marathon berkolaborasi dengan pihak swasta. Percepatan vaksinasi Covid-19 ini harus segera dilakukan supaya perekonomian dan kesehatan bisa berjalan beriringan. Capaian vaksinasi di DIY tahap II untuk dosis 1 total 77,32 persen, rinciannya tenaga kesehatan (nakes) mencapai 141,19 persen, pelayan publik 79,08 persen dan lansia 59,0 persen per 18 Juni 2021. Sementara dosis 2 total mencapai 54,63 persen dengan capaian nakes 129,72 persen, pelayan publik 61,67 persen dan lansia 38,05 persen.

“Kita akan mendapat lagi kiriman vaksin sesuai dengan standar dengan masa berlaku lebih lama supaya bisa melakukan vaksinasi massal pekan depan. Kami ingin warga antusias dan semangat melakukan vaksinasi, khususnya lansia yang prosentase vaksinasinya masih belum sesuai target minimal 60 persen pada Juni 2021, baru terealisasi 59,08 persen vaksin yan dosis pertama,” jelasnya.

Dinkes DIY pun senantiasa mengingatkan masyarakat yang telah divaksin, tidak lantas kebal dari virus Korona. Untuk itu, pelaksanaan protokol kesehatan tetap menjadi kunci utama guna mencegah infeksi virus tersebut. Pihaknya juga berharap agar masyarakat lebih waspada lagi di tengah lonjakan kasus Covid-19 baik yang terjadi di DIY maupun secara nasional.

“Mari kita bersama-sama mengawal kenaikan angka kasus positif, dengan melihat kasus yang bertambah banyak artinya kondisi di lapangan belum aman. Salah satunya supaya vaksinasi ini bisa membentuk kekebalan tubuh secara optimal, masyarakat harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” terang Pembajun.

Dirinya mencontohkan bertambahnya kasus Covid-19 saat ini bukan karena belum divaksin, bahkan masyarakat yang telah divaksin pun ada yang terpapar. Oleh karena itu, meskipun masyarakat sudah divaksin, kuncinya pelaksanaan protokol kesehatan gerakan 5M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi itu harus berjalan.

“Dari 5M yang paling penting 3M yaitu memakai masker dengan benar, mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak,” pungkas Pembajun. (Ira)

BERITA REKOMENDASI