Peringatan Sewindu UUK DIY, Mengevaluasi Keistimewaan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tak terasa 8 tahun sudah Undang-undang Keistimewaan (UUK) diterapkan di DIY. Keistimewaan yang diraih diharapkan tak hanya sekedar status, namun harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat dan bangsa. Membentuk karektar masyarakat Yogya yang istimewa menjadi hal penting untuk dilakukan agar perjuangan dalam mewujudkan UUK tak menjadi sia-sia.

Pakar Keistimewaan Yogya, Dr Haryadi Baskoro MA MHum mengatakan dalam UUK yang disahkan 31 Agustus 2012 silam mengamanatkan lima hal penting. Diantaranya pengisian jabatan Gubernur DIY oleh Sultan yang sedang bertahta, kewenangan membangun pemerintah daerah, kebudayaan yang istimewa, penataan tata ruang dan sektor pertanahan.

“Selama sewindu Keistimewaan ini, kelebihannya dimana dan kekurangannya dimanan. Ini yang harus dilakuakan evaluasi secara menyeluruh untuk kedepan menjadi lebih baik lagi,” ungkap Haryadi Baskoro saat bersilaturahmi di Kantor PT BP Kedaulatan Rakyat yang diterima langsung Komisaris Utama Prof Dr Inajati Adrisijanti didampingi Direktur Produksi Baskoro Jati Prabowo SSos dan Pemred KR Drs H Octo Lampito MPd di ruang dirut, Jumat (26/06/2020).

Haryadi Baskoro menegaskan semangat persatuan serta ‘guyub’ rukun saat perjuangan dalam meraih Keistimewaan pada tahun 2012 silam tetap harus digelorakan. Sinergi itu pula yang perlu terus dirajut dan diberdayakan pada era implementasi UUK sekarang.

Untuk memperingati Sewindu UUK DIY, berbagai kegiatan bakal digelar. Peringatan 8 tahun Keistimewaan itu akan dipusatkan di Gedung Grhatama Pustaka dan Depo Arsip Provinsi DIY pada 31 Agustus – 30 September mendatang.

Haryadi Baskoro yang juga sebagai wakil ketua pantia Peringatan Sewindu UUK DIY mengatakan, nantinya kegiatan akan digelar secara digital maupun non digital. Dipamerkan pula arsip-arsip perjalanan sejarah dalam perjuangan meraih Kestimewaan, pameran patung maupun relief, hingga peluncuran Gending Keistimewaan ciptaan Gatot Extrianto yang untuk pertama kalinya akan diperdengarkan di hadapan publik. (Van)

BERITA REKOMENDASI