Peringati Hari Tani, Mahasiswa Yogya Turun ke Jalan

YOGYA, KRJOGJA.com – Ratusan mahasiswa di Yogyakarta dari gerakan 24 September menggelar demo di depan gedung DPRD DIY hari ini, Selasa (24/9/2019). Di Hari Tani Nasional 2019, mereka mendorong pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan petani.

"Kita mengingat sejak pembekuan UUPA 1960, konflik agraria di Indonesia belum mendapat perlakukan khusus di Indonesia," kata Koordinator aksi, Muhammad Syahran, kepada wartawan.

Menurutnya, sudah 59 tahun, implementasi pemerintah terhadap petani dinilai nol. Reformasi 1998 konflik agraria di Indonesia pun belum mendapat perlakuan khusus dari pemerintah.

Setiap tahunnya menunjukan bahwa eskalasi konflik terus meningkat dengan kasus kekerasan yang menyertainya. Tercatat sejak tahun 2014 terjadi 472 kasus konflik. Sementara 2015 terjadi 252 kasus, 2016 terjadi 450 konflik. Lalu pada tahun 2017 sebanyak 659 konflik agraria.

"Dalam kurun waktu 4 tahun, ribuan korban kekerasan berjatuhan tanpa penyelesaian dan pemulihan hingga tuntas baik di pedesaan maupun di perkotaan," ucapnya.

Pantauan KRJOGJA.com di lapangan, para peserta demo juga sempat melakukan penutupan jalan Malioboro tepatnya depan Gedung DPRD DIY. Akibatnya, perjalanan pengendara yang akan melintas sempat tersendat. Hingga akhirnya mereka diperbolehkan masuk ke kawasan DPRD DIY.

Ratusan peserta demo juga terlihat menggunakan atribut patani yaitu caping kayu yang mereka pakai sepanjang aksi.(Ive)

BERITA REKOMENDASI