PERKI Adakan Kongres di Yogyakarta

YOGYA, KRJOGJA.com – Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) kembali menyelenggarakan kongres nasionalnya yang XIX di Yogyakarta melibatkan 41 PERKI cabang dari seluruh Indonesia.

 

Acara ini di hadiri oleh 196 orang peserta dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (SpJP) yang mewakili cabang-cabang di seluruh Indonesia. Para peserta sangat antusias mengikuti hajatan nasional tiga tahunan ini.

 

Banyak keputusan penting yang akan dikeluarkan dari KOPERKI XIX, dalam rangka mendukung pemerintah melalui kementrian Kesehatan melakukan transformasi pelayanan Kesehatan di bidang kardiovaskular di Indonesia.

 

Selama acara berlangsung akan disusun rekomendasi-rekomendasi PERKI dalam implementasi transformasi pelayanan Kesehatan kardiovaskular .

 

Adapun tujuan diselenggarakan KOPERKI XIX ini adalah untuk mewujudkan organisasi PERKI yang modern, mandiri, efektif dan efisien, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah, serta berjalannya kaderisasi kepemimpinan secara mantap, sehingga PERKI diakui sebagai organisasi yang terkemukan dalam skala lokal, nasional, maupun internasional.

 

Dikeluarkannya usulan kebijakan-kebijakan pencegahan dan penanggulangan penyakit kardiovaskular yang tepat dan efektif sebagai advokasi PERKI kepada pemerintah.

 

Mendukung pemerintah dalam memenuhi ketersedia dokter SpJP/subspesialis/fellow yang berkualitas, dan dokter umum yang terlatih sehingga program pencegahan dan penanggulangan penyakit kardiovaskular di Indonesia dapat berjalan optimal.

 

PERKI dengan kolegium Jantung dan Pembuluh darah berkomitmen meningkatkan kegiatan pendidikan berkelanjutan dokter SpJP dan dokter umum melalui ketersediaan pendidikan/pelatihan serta kegiatan-kegiatan ilmiah yang berkualitas dan sesuai kebutuhan.

 

Meningkatkan kegiatan penelitian kardiovaskular yang berbobot, sehingga berhasil dipublikasikan dalam jurnal internasional yang mempunyai peringkat tinggi. Meningkatkan kolaborasi dan advokasi PERKI dengan para pemangku kepentingan di dalam maupun di luar negeri.

“ PERKI siap dan mampu mendukung pemerintah dalam rangka melakukan transformasi kesehatan di bidang kardiovaskular. Melalui KOPERKI XIX ini para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dapat membuat rekomendasi yang implementatif dalam meningkatkan pelayanan penyakit kardiovaskular baik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Semoga kegiatan ini bisa kami terus lakukan agar tetap bisa bekontribusi bagi pelayanan Kesehatan kardiovaskular di Indonesia,” ucap Dr. dr. Isman Firdaus, SpJP(K), FIHA. ketua umum PERKI. (*)

 

BERITA REKOMENDASI