Perkokoh Ketahanan Nasional Lewat Pemahaman Sejarah

YOGYA, KRJOGJA.com – Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta mengadakan lomba cerita sejarah bertema 'Bersatulah Indonesia' di museum tersebut, Selasa-Rabu (8-9/5/2018). Hari pertama untuk lomba tingkat SMP diikuti 25 peserta perwakilan kabupaten/kota se-DIY dan hari kedua untuk tingkat SMA juga diikuti 25 peserta.

Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Dra Zaimul Azzah MHum mengatakan, lomba cerita sejarah rutin digelar Museum Benteng Vredeburg sebagai salah satu visinya meningkatkan pemahaman sejarah masyarakat untuk mewujudkan ketahanan nasional dalam rangka memperkokoh NKRI. Selain itu mengenalkan museum kepada masyarakat, khususnya generasi muda. "Lomba sekaligus memeriahkan Hari Pendidikan Nasional," terang Zaimul kepada KRjogja.com, disela kegiatan, Selasa (8/5/2018).

Dijelaskan Zaimul, tema besar lomba dibagi dalam lima sub tema yang diambil dari beberapa adegan cerita diorama yang terdapat di museum. Antara lain: Kongres Boedi Oetomo I di Yogyakarta,  Dukungan Sri Sultan HB IX terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia,  Kongres Pemuda di Yogyakarta, Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Solo dan Serangan Umum 1 Maret 1949.

Sebelum melakukan penulisan dan kemudian menceritakannya, para peserta lomba berkunjung ke museum dan mempelajari diorama yang berkaitan dengan sub tema tersebut. Dengan demikian, secara tidak langsung mereka terlibat aktif dalam mengapresiasi dan belajar sejarah di museum.

Adapun kriteria penilaian meliputi kesesuaian tema dan isi, teknik dan keruntutan cerita, kemampuan bahasa dan pernampilan secara keseluruhan. Lomba dinilai 3 juri berkompeten yaitu Dr Dyah Kumalasari, MPd dari Prodi Pendidikan Sejarah UNY, Siti Ajar lsmiyati SPd MA dari Balai Bahasa Yogyakarta dan Drs Nurdiyanto dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta. Para juara mendapatkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan. (Dev)

BERITA REKOMENDASI