Perlu Kesadaran Tangkal Berita Hoax

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinamika media sosial saat ini sudah sangat luar biasa. Tidak hanya memenuhi ruang publik, tapi gencarnya media sosial sudah masuk ke ruang-ruang privat seseorang. Bahkan kehidupan sehari-hari seseorang sekarang ini tidak akan pernah jauh dari kemajuan teknologi informasi tersebut.

"Menarik dicermati saat media sosial menjadi teman mesra dalam kehidupan. Bahkan kemesraannya bisa lebih dari orang terdekat. Karena itu penggunaannya harus benar-benar diperhatikan," ucap Peneliti Media sekaligus Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Muhammad Zamroni dalam Seminar Jurnilistik Media Sosial kerjasama MPR RI melalui anggota DPD RI Dapil DIY Drs HA Hafidh Asrom MM dan Komisi Media (Komed) PWNU DIY di Gedung DPD RI Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Sabtu (30/9).

Menurut Zamroni, Indonesia menjadi pengguna internet terbanyak di dunia. Sementara itu penduduk di Pulau Jawa menjadi konsumen internet tertinggi di Indonesia dengan status mahasiswa.

Narasumber lainnya, praktisi media yang juga Wakil Pemimpin Redaksi SKH Kedaulatan Rakyat Drs H Ahmad Luthfie MA menuturkan sangat mudah bagi siapa saja untuk menjadi pelaku media. Terlebih dengan adanya tren media sosial yang sangat memudahkan untuk berbagi informasi.

"Tapi harus hati-hati saat ingin menyebarkan informasi. Harus cermat pula dalam memberi komentar. Media sosial itu tidak bisa bicara salah dan benar. Karena tidak ada aturan dan acuan jurnalistik yang membatasi," jelasnya.

Anggota MPR RI Dapil DIY Hafidh Asrom mengakui peran media sangat penting di berbagai bidang. Tapi, perlu upaya di kalangan generasi muda untuk menangkal berita-berita hoax. (Feb)

BERITA REKOMENDASI