Perlu Meneladani Para Pendiri Bangsa

YOGYA, KRJOGJA.com – Indonesia punya banyak politisi namun minim negarawan. Hal itu bisa dilihat dari integritas para elite politiknya yang masih banyak mementingkan kekuasaan bagi kelompok/partainya, dibanding kepentingan bangsa. Demikian diungkapkan Anggota DPR RI Afnan Hadikusumo dalam acara sosialisasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI di Kantor DPD RI perwakilan DIY, Jalan Kusumanegara Yogyakarta, Senin (18/9/2017).

Menurut Afnan, rasa patriotisme dan nasionalisme sudah banyak dicontohkan para pendiri bangsa, seperti Ir Soekarno, Ki Hadjar Dewantara dan lain-lain. Namun nilai-nilai kebangsaan tersebut belum dijalankan oleh para pejabat dalam sikap dan tindakannya.

Untuk menghasilkan seorang negarawan, wawasan kebangsaan Indonesia harus mantap dan kokoh dipahami oleh para mahasiswa yang merupakan calon-calon pemimpin bangsa, masa depan. Wawasan kebangsaan dan sikap nasionalisme itu diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengedepankan solidaritas tanpa membedakan suku, ras dan golongan. Disamping itu selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan asas Pancasila dan UUD 1945. "Dalam konteks ini mahasiswa harus meneladani sikap dan tindakan para pendiri bangsa," ujar Afnan.

Sekjen Asosiasi BUMD Seluruh Indonesia Syauqi Suratno mengatakan, tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia di era digital seperti saat ini tidak mudah. Gempuran-gempuran budaya asing telah masuk ke ruang-ruang private, mempengaruhi pola pikir generasi muda. Di sektor ekonomi, kedaulatan ekonomi masih jauh dari harapan seperti yang termaktub dalam Pasal 33 UUD 1945, karena distribusi kekayaan masih dikuasai oleh segelintir orang.

"Perlu dibangun kesadaran bersama untuk mengoptimalkan potensi yang bisa menjadi daya ungkit perekonomian nasional yang berasaskan Pancasila," katanya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI