Perluas Kepesertaan, BPJamsostek Yogya Bidik Pemuka Agama

YOGYA, KRJOGJA.com – Selain menyalurkan Bantuan Subisi Upada (BSU) sesuai amanat pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Yogyakarta akan memperluas kepesertaan sekaligus perlindungan bagi pemuka atau pengurus lintas agama.

“Perlindungan kepada tokoh atau pemuka lintas agama pernah sukses di Manado dan di kota lainnya. Pemerintah daerah setempat mengalokasikan dana agar Ulama, Pendeta dan pemuka agama lain terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan iuran sebesar Rp10 ribuan per orang, peserta mendapat perlindungan Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di saat melaksanakan aktivitas keagamaanya,” ungkap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta Asri Basir kepada wartawan, Selasa (01/09/2020).

Dia menjelaskan kesuksesan tersebut mendapat penghargaan dari MURI (Museum Umum Rekor Indonesia) dan ingin diterapkan kembali di Yogyakarta karena memiliki karakteristik sama dan memiliki penduduk lebih banyak. Karena itu, akan menggandeng kementerian agama dan DPRD agar program jaminan sosial ini bisa terealisasi.

“Apalagi di Yogyakarta banyak pondok pesantren meski masih pada lockdown. Kondisi ini bisa menjadi potensi besar karena bisa mengcover agama lain. Bahkan, di daerah lain penganut kepercayaan dan agama konghucu terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Asri Basir.

BERITA REKOMENDASI