Pertama Kali, Virtual International Week UAD Diikuti 10 Negara dari 3 Benua

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan acara ‘International Week diselenggarakan secara daring karena masih masa pandemi Covid-19’.

“Kegiatan yang biasanya dinamankan International Day yang sudah berlangsung sejak 2011 selama masa pandemi Covid-19 diganti menjadi Virtual International,” kata Ida Puspita MARes, Ketua Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Urusan Internasional UAD, sekaligus Ketua Penyelenggara kepada KRJOGJA.com, Selasa (16/03/2021).

Menurut Ida Puspita, acara ini berlangsung beberapa minggu sejak Februari sampai dengan Maret 2021. Dimulai dengan lomba-lomba internasional seperti story telling, fotografi, memasak dan sebagai acara puncaknya berupa seminar internasional. Tema yang diangkat dalam lomba-lomba International Week adalah Stay Creative in Pandemic Era sebagai respons dari wabah Covid-19 yang melanda dunia.

Lomba-lomba tersebut mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari target peserta yakni mahasiswa dan alumni internasional serta mahasiswa Indonesia baik dari UAD maupun Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia. Pendaftar lomba fotografi sejumlah 93 orang, seperti peserta 71 Indonesia, 1 Malaysia, 1 Singapura, 2 Yaman, 6 Thailand, dan 2 China. Lomba story telling sejumlah 80 peserta (76 Indonesia, 2 China, 1 Mesir, dan 1 Thailand) dan lomba memasak sejumlah 51 peserta (43 Indonesia, 2 Mesir, 1 Palestine, 4 Thailand, dan 1 India).

Selain dari mahasiswa internasional dan lokal di UAD, asal perguruan tinggi lainnya diantaranya Cairo University, Xiangshu College China, Canal Suez University Jordan, Universitas Diponegoro, Universitas Jendral Soedirman, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Mulia Balikpapan, Universitas Muhammadiyah Dr Hamka Jakarta, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kudus, Universitas Muhammadiyah Pontianak, Universitas Muhammadiyah Palu, Politeknik Aisyiyah Pontianak, Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Ditegaskan Ida Puspita, International Seminar sendiri juga mendapatkan antusiasme yang luar biasa. Ada 7 narasumber dari 7 negara, seperti Mohamed Allieu Bah dari Seirra Leone dari Universitas Gadjah Mada, Obaidullah dari Bangladesh dari UIN Sunan Kalijaga, Michael Vincent O.R dari Philippines dari University of Saint Anthony Filipina, Polina Korneenkova dari Russia dari ISI Yogyakarta, Hathsady Sisouphanh dari Laos dari National University of Laos, Tan Lin dari Tiongkok dari Guangxi University of Foreign Languages dan Omar Almaktari dari Yaman dari Politeknik Negeri Malang. Selain antusiasme dari luar negeri, International Seminar juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Muhammadiyah Kudus dan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

Disebutkan, acara International Seminar ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UAD Rusydi Umar PhD. Kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi seminar, pengumuman lomba dan diskusi kelompok peserta seminar. Menurut Ida Puspita, acara International Week secara virtual baru pertama kali kita adakan dengan tujuan memberikan wadah kreativitas bagi mahasiswa internasional dan Indonesia sekaligus sebagai media promosi bagi UAD.

Sebelum pandemi kegiatan ini secara rutin dilaksanakan sejak 2011 secara luring dengan nama International Day. “Acara ini mendapatkan respons yang luar biasa dari mahasiswa internasional dan universitas mitra UAD di luar negeri,” tandasnya. (Jay)

BERITA REKOMENDASI