Pertamina Dituntut Gencar Sosialisasi Penggunaan BBK

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Pertamina (Persero) diminta lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi penggunaan Bahan Bakar Khusus (BBK) antara lain pertalite, pertamax dan pertamax turbo kepada masyarakat. Hal ini guna menyadarkan masyarakat yang masih mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yaitu premium yang tidak sesuai dengan mesin kendaraannya, terutama mobil-mobil keluaran terbaru maupun mobil mewah yang justru akan merusak mesin.

“Sangat disayangkan jika kendaraan baru apalagi mobil mewah menggunakan premium yang oktannya hanya 88. Sedangkan mobil mewah untuk tetap menjaga kualitas dan optimalitas mesinnya sangat disarankan menggunakan BBM dengan ron diatas 92,” ujar Unit Manager Communication & Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY Andar Titi Lestari.

Ketua Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY Siswanto menyarankan dalam hal ini agar Pertamina turun melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terutama penggunaan bahan bakar yang sesuai dengan mesin kendaraannya. Selain itu, Pertamina juga bisa memberikan promosi untuk BBK agar masyarakat paham bahwa kendaraan baru di atas tahun 2010 semestinya sudah menggunakan BBK.

“Mobil-mobil keluaran terbaru apalagi mobil mewah mesinnya kan sudah disetel untuk menggunakan BBM yang berkualitas, bukan menggunakan BBM yang kadar oktannya di bawah 90. Justru mereka yang tetap nekat mengisi mobilnya dengan Premium malah mesinnya dikhawatirkan cepat rusak, padahal jika di isi BBK seperti Pertalite, Pertamax dan sebagainya mesin kendaraan malah lebih stabil dan kuat,” terangnya.

Siswanto menegaskan untuk itu diperlukan kesadaran dari konsumen atau masyarakat itu sendiri untuk memilih BBM yang tepat bagi kendaraannya sehingga kuncinya harus ada sosialisasi penggunanan bahan bakar yang sesuai dengan kendaraannya. Sebelumnya, premium juga direncanakan akan dikurangi atau dikeringkan namun perlahan-lahan karena BBM masih digunakan untuk konsumsi kendaraankendaraan tua. “Meskipun kecil, SPBU di DIY masih menyediakan premium tetapi untuk mobil-mobil tua bukan mobilmobil baru. ” tandasnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI