Pertamina MOR IV Raih 3 Rekor MURI Karena Aplikasi Ini

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Area Jateng dan DIY Jumat (5/10/2018) meraih tiga rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan Rekor MURI tersebut diberikan bersamaan dengan kegiatan “Healthy Talk” yang diselenggarakan oleh Fungsi Medical Pertamina MOR IV di Kantor Cabang Yogyakarta.

 

Rekor MURI yang diperoleh adalah Pemrakarsa & Penyelenggara Pemeriksaan Narkoba Melalui Urine Pekerja Terbanyak, menerapkan pelayanan digital (aplikasi) terkait pemeriksaan kesehatan bagi pekerja yang dinilai sebagai pelopor dari digitalisasi layanan kesehatan tenaga kerja di Indonesia yaitu untuk aplikasi My Doctor Pertamina MOR IV serta Fit To Work Online. Mempunyai tagline "Bring Doctor In Your Hand", Aplikasi My Doctor Pertamina ini merupakan mobile application berbasis android pertama yang hadir di Indonesia dan merupakan fasilitas yang diberikan perusahaan bagi pekerjanya untuk mendekatkan layanan kesehatan kapada seluruh pekerja pertamina khususnya MOR IV.

Sari Kusumaninggar, Section Head Medical MOR IV mengatakan aplikasi My Doctor Pertamina dibuat untuk memudahkan pengamatan kesehatan pekerja dan keluarga Pertamina di wilayah MOR IV. Harapannya, tingkat kualitas kesehatan seluruh pekerja dan keluarga Pertamina di MOR IV dan nantinya di Indonesia semakin baik.

“Ini menjadi tolok ukur keberhasilan Tim Medical Pertamina untuk berinovasi dalam peningkatan layanan kepada pekerjanya. Kami menyadari bahwa pekerja kami adalah salah satu stakeholder perusahaan dan kesehatan pekerja menjadi perhatian utama Pertamina agar pekerja tetap fit dan prima dalam bekerja,” ungkap Sari.

Fitur utama aplikasi My Doctor meliputi online consultation dengan dokter perusahaan dan emergency service. Selain itu terdapat pula beberapa fitur tambahan seperti informasi kesehatan, kalkulator untuk meprediksi kemungkinan penyakit kardiovaskuler, kalkulator BMI dan kalkulator diet harian serta fitur relaksasi yang berisi humor-humor ringan untuk melepas stress.

“Tak hanya sediakan aplikasi smartphone, Pertamina juga menyediakan aplikasi berbasis web yaitu aplikasi Fit To Work Online yang diciptakan untuk memudahkan pekerja mengetahui status kebugarannya, sebelum ia melakukan pekerjaannya dihari tersebut.  Selain itu, aplikasi ini akan melaporkan hasil pemeriksaan Fit to Work yang terhubung dengan seluruh dokter dan tenaga pemeriksa di seluruh lokasi operasional MOR IV Semarang,” sambungnya.

Sri Widayati, Executive Manager MURI mengungkap penghargaan rekor bagi Pertamina bukan yang pertama karena pada 2008 dan 2011 lalu Pertamina sudah menorehkan beberapa rekor. Kali ini MURI mencatat rekor aplikasi layanan medis pertama bagi pekerja dan pemeriksaan karyawan sebelum bekerja pertama di Indonesia serta pemeriksaan narkoba melalui urin terbanyak yang dilakukan Agustus 2018 lalu.

“MURI berharap apa yang telah diraih ini mampu terus dijaga dan memberikan dampak positif bagi seluruh pekerja dan masyarakat Indonesia. Semoga rekor ini bisa menginspirasi dan membawa manfaat,” tandasnya.

Sementara General Manager Pertamina MOR IV, Yanuar Budi Hartanto menjelaskan bahwa tantangan perusahaan besar adalah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin pekerja secara berkala. Ia berharap aplikasi My Doctor Fit To Work bisa mewujudkan kondisi yang menguntungkan bagi para pekerja di Pertamina.

“Dinamika dan kesibukan pekerja terutama yang di lapangan, membuat mereka sulit meluangkan waktu untuk bertemu dokter di poliklink. Oleh sebab itu penyediaan aplikasi My Doctor Pertamina dan Fit To Work Online ini menjadi inovasi kami bagi pekerja dan harapannya membawa manfaat nyata. Kami sangat bangga mendapatkan tiga rekor dari MURI,” ungkapnya.

MOR IV berharap aplikasi My Doctor dan Fit To Work nantinya bisa digunakan untuk seluruh pekerja dan keluarga Pertamina di seluruh Indonesia. “Kami menginisiasi dan menggunakan terlebih dahulu, harapannya nantinya bisa digunakan untuk Pertamina di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (Fxh)

 

 

BERITA REKOMENDASI