Pertegas Komitmen Jaga Kelestarian Heritage Yogya

YOGYA (KRjogja.com) – Merujuk pada UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, semua pihak wajib menjaga benda maupun bangunan cagar budaya atau warisan budaya baik yang masih diduga, terlebih yang sudah dipastikan statusnya. Komitmen ini yang ingin dipertegas Dinas Kebudayaan DIY dan PT BP Kedaulatan Rakyat untuk melestarikan heritage yang ada di Yogyakarta.

"Menjaga itu meliputi tiga hal. Melindungi, memanfaatkan dan melestarikannya," tutur Kepala Dinas Kebudayaan DIY Drs Umar Priyono MPd saat menerima kunjungan Direktur Utama PT BP Kedaulatan Rakyat dr Gun Nugroho Samawi di Kantor Dinas Kebudayaan DIY Jalan Cendana 20 Yogyakarta, Senin (11/07/2016).

Turut mendampingi dalam kesempatan ini jajaran direksi, yakni Direktur Keuangan Imam Satriadi SH, Direktur Produksi Baskoro Jati Prabowo SSos serta Pemred SKM Minggu Pagi Drs Sihono HT Msi. Selain itu ikut dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pelestarian Warisan Budaya Disbud DIY Dian Laksmi Pratiwi.

Ditambahkan Umar, wilayah Jalan Margo Utomo (P Mangkubumi) yang berada di jalur garis imajiner Merapi-Pantai Selatan serta sumbu filosofis Tugu Pal Putih-Panggung Krapyak perlu dipertahankan keberadaannya. Terlebih banyak benda maupun bangunan cagar budaya-warisan budaya di sepanjang jalan tersebut.

"Apalagi kantor KR juga masuk dalam catatan warisan budaya. Sehingga keberadaannya perlu dijaga dan dilestarikan. Namun tentu juga diharapkan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat luas," imbuh Umar.

Sementara Dirut PT BP KR dr Gun Nugroho Samawi menegaskan pihaknya bersama jajaran KR Group akan terus mendukung kemajuan budaya, khususnya kelestarian heritage di Yogyakarta. Hal tersebut sebagai wujud nyata semangat KR Migunani Tumraping Liyan yang bisa diaplikasikan dalam berbagai sendi kehidupan. (M-5)

BERITA REKOMENDASI