Pesepeda Meninggal Mendadak di Kulonprogo Diduga Karena Serangan Jantung

Editor: Ivan Aditya

“Dengan usia 46 tahun mungkin dia terlalu memforsir diri di mana heart rate sudah tinggi tapi kemungkinan memaksakan melebihi limit. Riwayat beliau yang aktif bersepeda menurutku sangat mungkin memang karena kelelahan yang kemudian serangan jantung,” ungkapnya, Senin (15/06/2020).

Septiadi sendiri mencatat paling tidak ada empat kejadian hampir serupa terjadi di DIY dalam kurun waktu tiga minggu terakhir. Penyebabnya seluruhnya karena pesepeda memaksakan limit kerja jantung yang membuat terjadi kolaps tubuh.

“Catatan saya empat kali, di Mangunan, Tempel dan Boro Kulon Progo kemarin. Semua di tanjakan, di mana heart rate sangat tinggi pasti. Ini sangat penting bagaimana kita tahu kapan harus berhenti beristirahat,” sambungnya.

Kejadian di Kulon Progo yang kemarin terjadi di mana korban meninggal melakukan solo riding atau bersepeda sendirian menjadi perhatian tersendiri. Hal ini karena si pesepeda harus tahu betul kapasitas diri masing-masing.

BERITA REKOMENDASI