Peserta Diminta Tertib Membayar Iuran

YOGYA  (KRjogja.com) –  BPJS Kesehatan Yogya dalam sebulan mengucurkan dana untuk klaim peserta BPJS hingga 200 persen dibanding premi yang didapat dari kepesertaan BPJS. Karena itu, mengimbau peserta untuk disiplin dan tertib dalam membayar iurannya untuk membantu mengurangi beban pemerintah. 

"Tidak dalam membayar iuran BPJS sebulan saja bisa berakibat gagalnya klaim, peserta diminta untuk membayar kekurangan iuran dan dendanya dulu sesuai aturan baru bisa mengajukan klaim," papar Kepala Cabang BPJS  Kesehatan Yogyakarta, dr Sri Mugirahayu kepada KRjogja.com. 

Dia menjelaskann berdasarkan Permenkes 28 Tahun 2013 tentang Petunjuk Jaminan Pelayanan Kesehatan maka pada waktu pertama masuk perawatan  harus sudah menyatakan diri mau ditanggung siapa. "Peserta mendapat kesempatan 3 x 24 jam untuk  mendapat jaminan BPJS Kesehatan, hingga batas waktu bila tidak dilakukan pelaporan maka secara otomatis masuk ke billing umum dalam sistem, sehingga harus membiayai sendiri perawatan di RS," tegas dr Cici, panggilan akrabnya

Cici menyebutkan saat ini di Yogya sudah  74 persen warganya menjadi peserta BPJS Kesehatan, terdiri dari secara kolektibilitas sebesar 61 persen 39 persen peserta mandiri. "Beberapa perusahaan terindikasi tidak mendaftarkan semua karyawannya, padahal sudah ada aturan untuk mengikutsertakan tenaga kerja dalam BPJS Kesehatan," paparnya.

Kepesertaan JKN BPJS, lanjutnya, tidak bisa dihentikan di tengah jalan, namun peserta bisa berpindah klasifikasinya dengan nomor yang sama. "Kami juga memastikan tidak ada pungli dalam klaim BPJS Kesehatan, bila ada pelanggaran bisa langsung menghubungi ke 081341528221, hotline Service BPJS Kesehatan Kantor Cabang  Yogya," jelasnya. (*-2) 

BERITA REKOMENDASI