Petro Poroshenko Salut akan Budaya Kraton Yogyakarta

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengunjungai Kraton Yogyakarta, Sabtu (06/08/2016). Secara khusus Raja Kraton Yogyakarta sekaligus Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menyambut tamu penting tersebut di Regol Danapratapa Kraton Yogyakarta didampingi permaisuri GKR Hemas.

Setelah bersalaman dan berbincang sedikit, Sultan mengajak Petro melihat sejumlah koleksi Kraton Yogyakarta berupa wayang, batik, keris dan beberapa naskah kuno di Tratag Bangsal Prabayeksa yang letaknya berada di sebelah barat Bangsal Kencana. Presiden Ukraina bersama puluhan rombongan nampak antusias melihat koleksi kuno yang usianya sudah ratusan tahun tersebut.

Selanjutnya, Sultan HB X dan Petro Poroshenko berbincang dalam suasana santai dan penuh keakraban di Gedhong Jene Kraton Yogyakarta. Setelah itu, Sultan menjamu tamunya tersebut santap siang di Bangsal Manis. Alunan gendhing Uyon-uyon Manasuka dengan apik menemani jamuan makam siang tersebut.

Dijumpai usai pertemuan, Sultan HB X mengatakan tidak ada agenda khusus dalam kunjungan tersebut. Sultan hanya menuturkan kunjungan tersebut lebih bersifat silaturahmi keluarga. "Tidak ada yang khusus, hanya jumpa keluarga. Saya bersama istri dan anak. Presiden Ukraina juga demikian. Semua delegasi tidak ikut dalam obrolan di Gedhong Jene," tuturnya.

Namun demikian menurut Sultan, Presiden Ukraina salut terhadap Kraton Yogyakarta yang tetap melestarikan budaya di tengah era saat ini. Bahkan Presiden Petro juga telah tahu tentang posisi Yogya sebagai kota pendidikan dan budaya. "Harapannya ada kerjasmaa seperti Sister Province ke depan. Tapi saya belum tahu kota-kota di Ukraina seperti apa," katanya.

Kunjungan ke Kraton Yogyakarta ini menjadi bagian lawatan Petro Poroshenko ke Indonesia setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo dan sempat menandatangani sejumlah perjanjian kerjasama. Setelah menyelesaikan kunjungan ke Kraton Yogyakarta, Petro kemudian melanjutkan perjalanan mengunjungi Candi Borobudur dan Candi Prambanan untuk kemudian bertolak ke Bali dilanjutkan kembali ke Ukraina. (M-5)

BERITA REKOMENDASI