Petugas Bagikan Masker dan Stiker Tiblantas

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY semakin mengintensifkan pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2020 dengan menitikberatkan pada pemahaman pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat berlalulintas. Operasi juga disertai sosialisasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, yang saat ini dianggap sangat perlu untuk disampaikan kepada masyarakat.

Pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2020 dilaksanakan jajaran Ditlantas Polda DIY, Sabtu (31/10/2020) di Simpang Empat Titik Nol Kilometer Yogya. Bertindak sebagai ‘garda depan’ operasi, Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Operasi Zebra Progo 2020, secara serentak membagikan masker, memasang stiker tiblantas, dan leaflet/brosur tentang kepada masyarakat yang kebetulan melintas di Simpang Empat Titik Nol Kilometer beserta kawasan Malioboro.

Operasi dipimpin Kabag Binopsnal Ditlantas Polda DIY AKBP Jan Benjamin, Kasubdit Regident Ditlantas Polda DIY AKBP Ihsan SIK, Kasat PJR Ditlantas Polda DIY AKBP Arief Murtadlo SH, dan Kasatgas Preemtif Operasi Zebra Progo 2020 Kompol Sri Wahyuni. Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan figur ‘Iron Man’ dan ‘Badut Mas Bejo Sekti’. Kedua figur turut melakukan sosialisasi perihal ketertiban, keamanan, kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY AKBP Iwan Saktiadi SIK MH MSi didampingi Kasubdit Regident AKBP Ichsan SIK dan Kompol Sri Wahyuni, Sabtu (31/10/2020) menjelaskan dalam kegiatan tersebut pihaknya membagikan 250 masker kepada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil, sekaligus pengunjung di kawasan Malioboro. “Kami juga lakukan pembagian dan pemasangan 500 stiker tiblantas terhadap sepeda motor dan mobil,” jelas Iwan Saktiadi.

Selain fokus masalah ketertiban lalu lintas, pihaknya juga turut melakukan sosialisasi soal 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, sekaligus menjauhi kerumunan massa. Menurut Iwan Saktiadi, saat pendemi Covid-19 perlu kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan agar tidak tertular virus korona.

Virus Corona belum diketahui secara pasti kapan akan berakhir, sehingga masyarakat harus tetap waspada dan tidak menyepelekan masalah protokol kesehatan. Ditambahkan, agar pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2020 tepat sasaran dan efektif, dilakukan pula pembagian leaflet/brosur sejumlah 500 lembar. Leaflet/brosur berisi tentang sosialisasi Operasi Zebra Progo 2020, salah satunya imbauan tertib berlalu lintas.

“Kegiatan dilakukan secara stasioner dan imbauan tertib berlalu lintas dan imbauan mengenai protokol kesehatan, utamanya penggunaan masker,” jelas Iwan Saktiadi.

Mengenai pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2020, Iwan Saktiadi menyampaikan hingga Sabtu (31/10/2020) pihaknya masih menerapkan pendekatan preventif dan preemtif. Tidak ada target penerapan saksi bukti pelanggaran (tilang) kepada pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil.

Namun demikian, bukan berarti petugas di lapangan kendor dalam menjalankan tugas. Jika ada pengendara sepeda motor atau pengemudi mobil berlaku ugal-ugalan, terlebih lagi tidak memperhatikan protokol kesehatan, tentu petugas akan bertindak tegas. OPerasi yang digelar selama dua minggu akan berakhir pada Minggu (08/11/2020). Diharapkan, kesadaran masyarakat tertib berlalulintas meningkat. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI