Petugas Medis Diusulkan Dapat Insentif

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggota Komisi D DPRD Kota Yogya M Ali Fahmi mengusulkan ada alokasi anggaran untuk tambahan insentif bagi petugas medis. Pasalnya, petugas pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas kini menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Apalagi mereka juga termasuk golongan rentan yang terpapar karena berinteraksi dengan penderita,” katanya.

DPRD Kota Yogya memastikan tidak ada persoalan anggaran terkait antisipasi virus korona di Kota Yogya. Meski alokasi dana tak terduga dalam pos APBD 2020 cukup terbatas, namun ada peluang penggunaan pos lain maupun pergeseran anggaran.

Anggota Komisi B DPRD Kota Yogya Rifki Listianto, mengungkapkan hasil rapat koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya diputuskan persoalan anggaran tidak ada masalah. “Dalam masa kondisi tanggap darurat kali ini pergeseran anggaran cukup mengacu pada rekomendasi gugus tugas penanganan Covid-19. Jadi tidak perlu dibahas bersama dewan,” tandasnya.

Pos anggaran tak terduga sebelumnya dialokasikan Rp 3,5 miliar. Akan tetapi sudah banyak tersedot hingga menyisakan ratusan juta rupiah. Namun demikian masih terdapat anggaran bagi hasil cukai rokok sebesar Rp 5 miliar.

BERITA REKOMENDASI