PHRI Minta Pemkot Benahi Malioboro

YOGYA (KRjogja.com) – Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eriyono mengaku menerima banyak masukan terkait penataan Malioboro dan titik nol terutama bau pesing dan sampah.

"Di titik nol penuh pedagang dan parkir, sehingga action penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota sangat kami apresiasi," ujarnya di Yogyakarta, Kamis (26/7/2012).

Menurut Deddy penataan Malioboro mutlak diperlukan agar wisatawan yang tinggal di Yogyakarta semakin betah. Sebab jumlah hotel di Yogyakarta kini terus bertambah. Ditambah membenahi maslah kantong parkir dan petunjuk arah jalan.

"Kalau infrastruktur tidak dibenahi, siapa yang mau menginap di hotel-hotel. Mana yang ke Malioboro, mau yang ke tempat oleh-oleh, itu harus jelas," imbuhnya.

Ia mengaku sudah mengusulkan hal ini ke Pemerintah Kota Yogyakarta. Namun belum semua usulan solusi bisa terealisir. "Karena nafas perekonomian Yogya dari pariwisata ini harus diperhatikan," tegasnya. (Den)

 

BERITA REKOMENDASI