Pilkada Tiga Kabupaten DIY Digelar 9 Desember Dengan Protokol Kesehatan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Senin (15/06/2020) resmi mengumumkan waktu pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di tiga kabupaten DIY yakni Sleman, Bantul dan Gunungkidul meski pandemi Covid belum usai. 9 Desember 2020 menjadi waktu yang menurut KPU DIY paling tepat dengan tetap mempertimbangkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU DIY, Ahmad Shidqi dalam konferensi pers virtual menjelaskan satu hal penting yang diperhatikan dalam keputusan tersebut yakni penerapan protokol kesehatan baik bagi penyelenggara, peserta maupun pemilih. Menurut dia, KPU DIY langsung mempersiapkan segala kebutuhan terkait tahapan pilkada serentak mulai dari regulasi, sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana.

“KPU Sleman, Bantul dan Gunungkidul telah siap melanjutkan tahapan Pemilihan serentak 2020 dengan tetap memperhakan protokol Covid-19 secara ketat dan disiplin. Penerapan protocol kesehatan dalam pemilihan 2020 ini sebagai ikhtiar untuk menyelamatkan kesehatan masyarakat sekaligus merawat kedaualatan politik rakyat melalui demokrasi langsung di tingkat lokal,” ungkapnya pada wartawan.

Ahmad mengatakan sejak 15 Juni ini, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai diaktifkan kembali masa tugasnya. Untuk Bantul terdapat 85 orang PPK di 17 Kecamatan, Sleman 85 PPK di 17 Kecamatan, dan Gunungkidul 90 PPK di 18 Kecamatan.

“Keputusan tentang Pengangkatan dan Pelankan PPS serta Pengangkatan Sekretariat PPS mulai tanggal 15 Juni 2020. Untuk Bantul terdapat 225 PPS yang tersebar di 75 desa, di Sleman terdapat 258 PPS yang tersebar di 86 desa, dan di Gunungkidul terdapat 432 PPS yang tersebar di 144 desa,” sambungnya.

KPU DIY mencatat jumlah pemilih pilkada serentak di tiga kabupaten berjumlah 2,1 juta orang. “Untuk tahapan berikutnya yang akan dilaksanakan oleh KPU Sleman, Bantul dan Gunungkidul adalah verifikasi dukungan calon perseorangan. Khusus di Gunungkidul mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2020, serta pemutakhiran data pemilih dengan cara Coklit atau pencocokan dan penelitian ke masyarakat di Sleman, Bantul dan Gunungkidul mulai 15 Juli – 13 Agustus 2020,” sambung dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI