Pindah Penduduk Antarkecamatan Lebih Mudah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Tingginya mobilitas perpindahan penduduk di wilayah Kota Yogya mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) terus berinovasi. Salah satu yang sudah digulirkan ialah kemudahan urus pindah penduduk antarkecamatan.

Inovasi itu berupa memangkas alur birokrasi agar warga yang pindah penduduk antarkecamatan tidak repot mengurus berkas. "Sudah kami gulirkan sejak Mei 2019 lalu. Jadi, penduduk hanya cukup mengurus dokumen pindah penduduk di kecamatan asal, tanpa harus mengurus dokumen di kecamatan yang hendak dituju," urai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dindukcapil Kota Yogya Bram Prasetyo.

Sedangkan perubahan data kependudukan, akan dilakukan oleh petugas di kecamatan asalnya. Dengan begitu, penduduk tersebut tidak perlu lagi harus direpotkan mengurus administrasi pindah kependudukan di kecamatan yang dituju. "Target kami, administrasi bisa selesai di kecamatan asal. Sehingga warga seharusnya bisa lebih tertib dan tidak malas mengurus administrasi kependudukan meski hanya pindah kecamatan," imbuhnya.

Proses pindah penduduk antarkecamatan di Kota Yogya didasarkan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK). Warga setempat cukup membawa KK dan KTP asli ke kecamatannya serta mengisi formulir permohonan pindah penduduk.

Selanjutnya, petugas di kecamatan asalnya akan mengakses basis data kependudukan untuk memproses pindah penduduk di kecamatan yang akan dituju. Bram menjelaskan, seluruh proses pindah penduduk antarkecamatan itu bisa diselesaikan dalam waktu satu hari.

Mulai dari penerbitan KK dan KTP baru dengan alamat baru sesuai kecamatan yang dituju. Apalagi saat ini Dindukcapil Kota Yogya sudah memanfaatkan sistem tanda tangan elektronik.

"Tetapi ketika sudah memiliki KK dan KTP dengan alamat yang baru, warga bersangkutan tetap harus melapor ke RT dan RW di sana. Sehingga kehadirannya diketahui," jelasnya.

Sedangkan pindak penduduk antarkabupaten atau kota, warga harus mengurus ke kantor Dindukcapil asal terlebih dahulu kemudian melapor dan mengurus berkas di kantor Dindukcapil tujuan. Hal ini karena perubahan data kependudukan antardaerah hanya bisa dilakukan setelah ada surat keterangan pindah penduduk dari daerah asal.

Dalam waktu dekat, Dindukcapil Kota Yogya juga akan menggulirkan inovasi kependudukan terintegrasi. Yakni kecamatan bisa melayani administrasi kependudukan tanpa terbatas teritori wilayah sepanjang masih penduduk Kota Yogya. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI