PIP Sosialisasikan Pembiayaan Ultra Mikro

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan berkolaborasi dengan Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM). Para mahasiswa KKN-PPM telah dibekali pengetahuan terkait pembiayaan Ultra Mikro (UMi) yang merupakan program dari PIP, untuk disosialisasikan kepada masyarakat di lokasi KKN.

Direktur Utama PIP Ririn Kadariyah mengatakan, untuk tahap pertama, program KKN tematik ini diikuti sekitar 60 mahasiswa dari 9 fakultas yang berlangsung 12 Maret-30 April 2020. Ada 3 lokasi sebagai piloting, pertama yaitu Desa Pendowoharjo dan Desa Timbulharjo Sewon Bantul untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembentukan Kampung KB.

Lokasi kedua Desa Hargorejo dan Desa Kalirejo Kokap Kulonprogo untuk pengembangan potensi desa wisata untuk mendukung Wisata Sermo. Lokasi ketiga, Desa Hargowilis dan Desa Hargotirto Kokap Kulonprogo juga untuk pengembangan potensi desa wisata Sermo dan sekitarnya.

Menurut Ririn, model kerja pembinaan UMi melalui KKN UGM dimulai dengan pemilihan lokasi, Training of Trainer (ToT) mahasiswa, penerjunan dan pemetaan di lokasi. Kemudian evaluasi hasil pemetaan, verifikasi dan penilaian kelayakan usaha nonpembiayaan dan pembiayaan. “Program diakhiri dengan pelatihan, pendampingan dan penyaluran pembiayaan,” terang Ririn kepada KRJOGJA.com disela pelepasan mahasiswa KKN di halaman kantor Direktorat PKM UGM, Kamis (12/03/2020).

Dijelaskan Ririn, ide dasar perlunya pembiayaan UMi, karena masih terdapat 44 juta usaha mikro di seluruh Indonesia yang tidak dapat dijangkau oleh program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan adanya pembiayaan UMi ini diharapkan usaha mikro menjadi berkembang.

Menurut Ririn, program pembiayaan UMi diluncurkan sejak 2017 dan hingga saat ini jumlah masyarakat yang sudah dilayani mencapai 1.925.101 nasabah di seluruh Indonesia dengan total dana yang digulirkan mencapai Rp 5,87 triliun. Khusus DIY jumlah masyarakat yang dilayani mencapai 23.115 nasabah dengan dana yang digulirkan lebih dari Rp 80 miliar.

eru P Nugroho menambahkan, Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY turut aktif menyosialisasikan program pembiayaan UMi dari PIP. Pada Juni tahun 2019 telah ditandatangai MoU dengan Gubernur DIY tentang inklusi program UMi di DIY. Beberapa hari yang lalu bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani menyosialisasikan pembiayaan UMi kepada Kelompok Usaha Bersama (Kube) di Kulonprogo. (Dev)

BERITA REKOMENDASI