Platinum Kitchen Ternyata Sudah Empat Kali Diperingatkan PHRI

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Platinum Kitchen Bar di Jalan Urip Sumoharjo ditutup oleh Gugus Tugas Covid-19 DIY dua hari lalu. Penyebabnya, kafe tersebut melanggar protokol kesehatan dan tiga kali abai peringatan yang dilayangkan sejak Oktober silam.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan pihaknya menyayangkan adanya kafe yang sampai ditutup paksa karena melanggar protokol kesehatan. PHRI DIY menurut dia selalu mengingatkan baik hotel dan restoran yang masuk dalam keanggotaan untuk selalu taat pada protokol kesehatan.

“Kafe itu (Platinum) bukan tiga kali lagi, malah sudah empat kali kami peringatkan, tapi ya ngeyel saja. Kami sangat menyayangkan, namun memang kami tidak punya hak menindak, hanya memperingatkan saja, penindakan kan kemarin kewenangan Satpol PP (gugus tugas),” ungkap Deddy, Sabtu (19/12/2020).

PHRI menurut Deddy mengharapkan hotel dan restoran yang ada di DIY untuk taat protokol kesehatan dan arahan dari gugus tugas. Pasalnya, apabila semakin banyak pelanggaran dikhawatirkan akan berimbas pada ekosistem di DIY secara keseluruhan.

“Tapi di sisi lain kami berharap gugus tugas konsisten, semua yang berpotensi pelanggaran harus ditindak, bukan hanya resto atau hotel yang ketahuan. Tujuannya, agar seluruh elemen masyarakat ini menaati protokol kesehatan dan penularan bisa ditekan,” imbuhnya lagi.

Sebelumnya diberitakan Gugus Tugas Covid DIY menutup paksa selama 3 x 24 jam Platinum Kitchen Bar lantaran tak taat protokol kesehatan. Para pengunjung diketahui tak mengenakan masker, tak menjaga jarak dan operasional lokasi hingga lebih pukul 02.00 WIB.

Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad menyampaikan sebelumnya kafe tersebut ditutup 3 x 24 jam dan akan dievaluasi kemudian. Apabila melakukan pelanggaran kembali, maka besar kemungkinan kafe tersebut ditutup permanen. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI