PLN Akan Bangun Pembangkit 80 Ribu MW

SLEMAN (KRjogja.com) – PT PLN (Persero) akan membangun pembangkit listrik berkapasitas 80.000 Mega Watt (MW) secara bertahap selama sepuluh tahun (2016-2025). Langkah ini diambil untuk menambah kapasitas pembangkit listrik nasional, yang saat ini baru di kisaran 53.585 MW.

"PLN akan melakukan lompatan besar dalam pemenuhan kebutuhan listrik nasional," terang Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero) Nike Widyawati di sela Konferensi Nasional Smart Grid Indonesia 2016 di University Club UGM Bulaksumur, Kamis (28/7/2016).

Di samping membangun pembangikit listrik, PLN juga akan menambah jaringan, transmisi serta gardu induk. Hal ini penting untuk pemerataan distribusi listrik hingga ke daerah terpencil.
Menurutnya, permasalahan mendasar belum meratanya distribusi listrik adalah jaringan. Oleh karena itu pihaknya akan terus menambah jaringan tersebut hingga ke pelosok.

Mantan Direktur Utama PT PLN yang juga Penggagas Prakarsa Jaringan cerdas Indonesia (PJCI) ini mengatakan, selain menambah kapasitas pembangkit, Indonesia membutuhkan jaringan cerdas (smart grid). Yakni jaringan kelistrikan yang mengkolaborasikan teknologi digital dan teknologi mutakhir lainnya dalam mengawasi pengelolaan distribusi listrik agar memenuhi kebutuhan listrik pengguna. Meskipun jaringan cerdas ini bertumpu pada jaringan ketenagalistrikan milik PLN, namun penggabungan teknologi informasi dan telekomunikasinya membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

"Roadmap pembangunan jaringan cerdas ini harus dimulai," katanya. (R-2)

BERITA REKOMENDASI