PLN Pastikan Kecukupan Pasokan di DIY

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta memastikan kesiapsiagaan pasokan listrik, personel, kendaraan maupun peralatan di tengah masa pandemi Covid-19 pada tahun ini. Pihaknya senantiasa mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap bahaya listrik pada musim penghujan dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrim pada 2021.

Humas PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta Rina Wijayanti menegaskan PLN tetap berusaha memberikan layanan yang terbaik kepada pelanggan di DIY dengan protokol kesehatan di masa pandemi tahun ini. Pihaknya memastikan pelayanan ketenagalistrikan yang disediakan kepada pelanggan dan masyarakat luas di DIY tidak akan berkurang atau menurun sampai sekarang.

“Kami pastikan pasokan listrik di DIY sangat mencukupi bagi kebutuhan pelanggan maupun masyarakat luas. Dengan kapasitas daya terpasang sebesar 816 Megawatt (MW), beban puncak pagi pukul 10.00 sebesar 438,18 MW dan pukul 19.00 sebesar 461,53 MW, dipastikan pasokan listrik sangat mencukupi karena persentase pembebanan masih 56 persen saat ini,” ujarnya, Kamis (04/02/2021).

Selain memastikan keandalan pasokan listrik, Rina mengatakan PLN terus mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap bahaya listrik dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrim pada musim penghujan tahun ini. Karena kondisi cuaca ekstrim seperti saat ini rentan bahaya listrik baik yang disebabkan hujan lebat, angin kencang, petir dan pohon tumbang.

“Apabila ada pohon tumbang yang mengenai jaringan listrik, kami meminta masyarakat tidak menangani sendiri dan segera melaporkan kepada PLN. Jika aliran listrik masih menyala, PLN akan memadamkan sementara sebagai tindakan antisipatif terhadap bahaya,” tegasnya.

Rina juga mengharapkan jika masyarakat melihat potensi bahaya listrik, hendaknya tidak menangani sendiri dan segera melaporkan ke PLN melalui Contact Center 123 agar segera dapat ditangani oleh petugas. Selain itu, disarankan jaga jarak antara bangungan dan pohon maupun baliho dengan jaringan listrik minimal 2,5 meter serta tidak bermain layang-layang dekat jaringan listrik. (Ira)

BERITA REKOMENDASI