PLN Yogyakarta Pastikan Kesiapsiagaan Menyeluruh

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta memastikan kesiapsiagaan personel, kendaraan dan peralatan menghadapi musim hujan dan kondisi cuaca ekstrim di DIY menjelang akhir tahun 2021 ini. Terdapat terdapat potensi bencana di wilayah UP3 Yogyakarta yaitu banjir, tanah longsor, puting beliung dan erupsi Gunung Merapi yang tersebar di sebagian besar 12 kecamatan di wilayah DIY.

Manager PLN UP3 Yogyakarta Ahmad Mustaqir menyatakan pihaknya telah memastikan keandalan pasokan listrik tercukupi bagi kebutuhan pelanggan di DIY. Kondisi sistem PLN UP3 Yogyakarta berkapasitas trafo daya terpasang sebesar 816 Megawatt (MW) dengan beban puncak tertinggi mencapai 424.1 MW sehingga persentase pembebanan 51.97 persen. Dalam memasuki musim pancaroba ini, menjadi tantangan bagi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Kami senantiasa melakukan inspeksi secara detail dan cermat, kemudian dieksekusi dengan cepat dan tepat guna mengatasi apabila terjadi gangguan kelistrikan dengan kesiapsiagaan menyeluruh. Lebih baik bekerja keras sebagai upaya preventif dengan pemeliharaan terpadu dan tuntas daripada bekerja keras karena sudah terjadi gangguan. Safety adalah wajib. Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan jiwa manusia,” paparnya di Yogyakarta, Sabtu (13/11/2021).

Ahmad menyatakan pihaknya terus menghimbau masyarakat selalu berhati-hati terhadap bahaya listrik di tengah kondisi cuaca ekstrim yang rentan bahaya listrik baik disebabkan angin dan pohon tumbang. Dihimbau untuk jarak aman dengan jaringan listrik 3 meter untuk pohon, antena, baliho dan sebagainya. Gangguan jaringan listrik di wilayah UP3 Yogyakarta paling banyak diakibatkan karena pohon yang tumbang pada saat hujan deras.

“Kami ingatkan agar masyarakat berhati-hati menebang pohon dekat jaringan dan tidak bermain layang layang di dekat jaringan listrik. Apabila menemukan hal yang membahayakan agar menghubungi PLN 123 atau melalui Aplikasi PLN Mobile, termasuk menebang pohon yang dekat dengan jaringan listrik.” imbuhnya.

Pihaknya pun telah menggelar Apel Gelar Peralatan dan Pasukan Siaga Tanggap Bencana di Halaman Parkir PLN UP3 Yogyakarta dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi musim pancaroba dan kondisi cuaca ekstrim di akhir 2021 dilakukan. Kegiatan ini dihadiri seluruh Manajer Unit Pelayanan Pelanggan (MULP, Supervisor Teknik dan PJ Kesehatan, Keselamatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan (K3L), petugas Pelayan Teknik, tim Pemeliharaan Preventif dan Korektif, Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) dan Unit Pelaksana Transmisi (UPT) dan PLN Group.

“Jumlah personil 372 orang dan armada pelayanan keandalan 39 unit kendaraan roda 4 dan 24 unit kendaraan roda 2 saat ini, dengan dukungan 7 personil Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan 1 mobil PDKB-Sentuh Langsung dan 1 mobil PDKB berjarak. Sejumlah 7 Tim Vendor Preventif-Korektif dengan 7 unit Mobil Crane yang siap siaga 24 jam. Peralatan pendukung terdiri dari 17 Unit Gardu Bergerak dengan kapasitas total 1.180 KVA dan 18 Unit Genset dengan kapasitas total 206 kVA,” terangnya.

Setiap insan PLN diharapkan ikut memberikan edukasi tentang Aplikasi PLN Mobile kepada para stakeholder, karena semua kemudahan pelayanan berada dalam satu genggaman. Selanjutnya, fitur Listriqu di aplikasi New PLN Mobile guna memudahkan para pelanggan mendapatkan layanan instalasi listrik milik pelanggan (IML) dengan cepat. Fitur yang digagas anak usaha PT PLN, PT Haleyora Power ini menjadi terobosan PLN untuk meningkatkan customer experience. (Ira)

PLN

BERITA REKOMENDASI