PMU TP5 Siap Tangani Masalah Pembangunan Tol di DIY

“Ruas Jalan Tol Yogya-Kulonprogo yang belum ada IPL Gubernurnya, karena pemrakarsa pembangunan dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) belum mengirimkan dokumen pengajuan penlok. Kita masih menunggu karena pusat belum mengirimkan dokumen kelengkapan untuk pengajuan IPL Gubernur DIY. Jika IPL sudah terbit akan jelas trase yang dilaluinya sebelum dilakukan sosialisasi dan konsultasi kepada warga terdampak pembangunan jalan tol tersebut,” tuturnya.

Mantan Plt Sekda DIY tersebut menyikapi munculnya aksi penolakan atau protes dari warga terdampak pembangunan jalan tol menegaskan sudah menjadi bagian dari proses pembangunan infrastruktur. Adanya pro kontra terhadap rencana pembangunan merupakan hal lumrah yang biasa terjadi. Pihaknya tetap masih menunggu pengajuan dokumen IPL oleh pusat khususnya untuk ruas Jalan Tol Yogya-Kulonprogo atau Yogya-Cilacap via Kulunprogo. Apabila terjadi masalah sosial maupun ekonomi dengan masyarakat, pihaknya akan turun menjembatani.

“Begitu pusat mengirimkan pengajuan penlok lalu terbit IPL Gubernur DIY maka barulah sosialisasi dimulai. Dalam tahapan sosialisasi tersebut pasti ada pembicaraan perihal ganti untung, disinilah warga terdampak bisa mengetahui luas lahannya yang terdampak dan ganti untung yang ditawarkan tim appraisal hingga tahapan konsultasi publik. Jalan bebas hambatan ini kan program pusat, jadi kita tunggu pusat pengajuan panloknya tetapi kalau ada masalah dengan masyarakat maka kita akan turun menjembatani,” imbuh Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY ini.

BERITA REKOMENDASI