Polemik Gerai Es Krim Tempo Gelato, Begini Kesaksian Dua Pihak yang Berseteru

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Penggemar es krim di Indonesia khususnya Yogyakarta dibuat bingung beberapa waktu belakangan. Salah satu gerai terkemuka yakni Tempo Gelato pecah menjadi dua, yang mana keduanya sama-sama mengklaim sebagai gerai asli.

KRjogja.com lantas mencari fakta terkait polemik yang membuat adanya polarisasi kubu satu dengan lainnya. Tempo Gelato tetap berdiri di tiga outlet yakni Prawirotaman (selatan jalan), Jalan Kaliurang (barat jalan) dan Tamansiswa. Sementara Il Tiempo Gelato yang juga menyatakan gerai asli Tempo berdiri di Prawirotaman (utara jalan), Jalan Kaliurang (timur jalan) dan Jalan Malioboro.

Dari hasil penelusuran dan konfirmasi yang dilakukan selama beberapa hari, KRjogja.com menemukan fakta adanya tiga orang yakni dua Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis yakni Pascal Briere berusia 70 tahun dan Rudi Festraets serta WNI, Ema Susmiyarti.

KRjogja.com sempat bertemu Pascal dan Ema di sebuah hotel bilangan Jalan Mataram untuk melakukan konfirmasi, sementara di sisi lain, Rudi kini tengah berada di Prancis dan hanya bisa memberikan keterangan tertulis yang akhirnya diunggah di instagram tempogelato. (Hasil wawancara ini dipublikasikan setelah adanya rilis tertulis pihak Ema dan Rudi).

Dari perbincangan dengan Ema dan Pascal diketahui cerita awal pendirian Tempo Gelato, diawali keduanya pada 2015. Pascal dan Ema saling bersama terlebih dahulu, dan Pascal-lah yang mengaku mendapat inspirasi mendirikan gerai es krim setelah melihat Gusto Gelato di Bali.

Pascal dan Ema lantas memiliki ide membuka gerai es krim tradisional di Yogyakarta. Pascal dan Ema sudah bersama sejak beberapa tahun sebelumnya, saat bekerja di sebuah perusahaan furniture di Bantul.

“Kebetulan Pascal ini punya toko furniture bekerjasama dengan orang Bali juga di depan Gusto Gelato, tidak jauh dari sana. Kami sering ke Bali saat itu, lalu dia ingin membuat di Jogja dan mengajak saya untuk mengelola. Menu, ide itu semuanya dari Pascal,” ungkap Ema.

BERITA REKOMENDASI