Polemik Gerai Es Krim Tempo Gelato, Begini Kesaksian Dua Pihak yang Berseteru

Editor: KRjogja/Gus

Secara hukum tata niaga sendiri, dari penelusuran ke situs sipp.pn-semarangkota.go.id, merk Tempo Gelato dan Il Tempo del Gelato, seturut hasil sidang PN Semarang (putusan 26 November 2020 lalu) nomor perkara 6/Pdt.Sus-HKI/Merek/2020/PN Niaga Smg diketahui dimenangkan Ema setelah hakim mengabulkan gugatan rekonvensi saat ia menggugat balik Rudi Festraets.

Namun, kasus tentang merk tersebut kini masih dalam tahap Kasasi di Mahkamah Agung, diajukan pihak Rudi Festraets. Proses kasasi per tanggal 18 Februari 2021 ini masuk pada Pengiriman Berkas Kasasi.

Sengketa antara Ema dengan Tempo Gelatonya dan Rudi dengan Il Tiempo Gelatonya kembali mencuat pada awal tahun 2020 lalu, saat Rudi mengambil paksa dapur besar Tempo Gelato di Jalan Bantul. Termasuk, ketika ia mengambil paksa Tempo Gelato cabang Jalan Kaliurang (timur jalan) dan menguasai isinya.

Rudi menyatakan tidak ada pilihan baginya setelah mendengar Ema bersama Pascal membuka cabang baru di Jalan Kaliurang (sisi barat) dan perusahaan baru bernama Tempo Gelato Yogyakarta lengkap dengan akun Instagram baru. Rudi kecewa dengan kondisi yang terjadi lantas melakukan pengambilalihan atas lokasi tersebut.

“Saya tidak punya pilihan selain datang dan mengambil alih bisnis saya. Saya tidak bisa mengabaikan bahaya dari situasi ini, dengan cara saya harus mencari nama alternatif (Il Tiempo Gelato) yang memungkinkan saya untuk tidak kehilangan kepercayaan dari pelanggan saya dan pada akhirnya, berjuang untuk mendapatkan kembali identitas dan perusahaan saya kembali. Saya bahkan harus berlindung menghadapi beberapa ancaman fisik dari rekan bisnis lama saya. Saya meminta untuk bertemu beberapa kali akan tetapi semuanya sia-sia,” terang Rudi kembali dalam pernyataan tertulis.

Di sisi lain kembali Ema menjawab tudingan tersebut dan menyatakan sebaliknya bahwa Rudilah yang merebut paksa dapur atas nama UD Bangun Jaya Abadi miliknya, bukan PT PMA Tempo Gelato Indonesia. Ema bahkan sudah memenuhi panggilan kepolisian dan menjelaskan duduk perkara bahkan melaporkan tindakan perampasan dan perebutan paksa oleh pihak Rudi atas dapur dan gerai Jalan Kaliurang.

“Saya sudah melaporkan hal tersebut ke Polda DIY dan saat ini menanti progres dari Direskrimum. Dapur itu atasnama UD Bangun Jaya Abadi begitu juga dengan gerai di Jalan Kaliurang itu. Mereka ambil isinya tapi orang-orang dapur yang sejak 2015 (awal) bersama saya tetap ikut saya, saya bisa jelaskan secara detail hal itu, tapi biarlah kepolisian yang bertindak dulu, kami menghormati hukum,” lanjutnya lagi.

Kasus sengketa yang terjadi di tubuh Tempo Gelato sendiri membuat bingung penikmat es krim di Indonesia khususnya DIY. Tempo Gelato selama ini dikenal sebagai salah satu gerai es krim tujuan para pelancong saat berada di Yogyakarta.

Berbagai kalangan, termasuk artis kerap kali menyempatkan mampir menikmati es krim saat berada di Yogyakarta. Beberapa pihak bahkan menyebut Tempo sebagai salah satu destinasi wisata kuliner andalan DIY dan turut mengharapkan kasus ini selesai dengan sebaik mungkin untuk mempertahankan kuliner ikonik tersebut. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI