Polisi Amerika Gugat Trump

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Dua petugas kepolisian Capitol Hill, Washington D.C, menggugat mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena dianggap menghasut kerusuhan di gedung tersebut pada 6 Januari lalu. Dua personel kepolisian bernama James Blassingame dan Sidney Hemby itu mengaku mengalami luka fisik dan emosional akibat kerusuhan yang dilakukan oleh massa pendukung Trump tersebut.

“Para pemberontak didorong oleh perilaku Trump selama berbulan-bulan yang membuat para pengikutnya percaya tuduhan palsu bahwa dia akan dipaksa keluar Gedung Putih karena hasil pemilu yang curang,” kata Blassingame dan Hemby dalam gugatan yang mereka.

Dalam gugatannya, Blassingame dan Hemby menganggap “massa pemberontak telah dihasut, diarahkan, didorong, dan bersekongkol dengan Trump” dan memaksa menerobos gedung Capitol hingga menyerang petugas kepolisian.

Blassingame merupakan seorang veteran yang telah mengabdi sebagai polisi Capitol selama 17 tahun. Ia mengalami luka di kepala dan punggungnya akibat kekerasan para pendukung Trump dalam kerusuhan tersebut.

Selain itu, perwira keturunan Afrika-Amerika itu mengaku menjadi sasaran serangan rasial oleh para pendukung Trump selama kerusuhan berlangsung. (*)

BERITA REKOMENDASI