Polisi Berusaha Cegah Penyebaran Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pihak kepolisian akan menindak tegas jika mendapati perantau yang nekat mudik dengan berbagai cara untuk masuk ke wilayah DIY. Hal itu semata-mata demi ‘menyelamatkan’ masyarakat dari ganasnya virus korona, yang sampai saat ini penyebarannya masih masif.

Pemerintah pusat, daerah, dan lokal telah mengeluarkan larangan mudik pada Lebaran 2021. Salah satu pertimbangannya untuk mencegah penyebaran virus korona.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi SIK MH MSi, Sabtu (08/05/2021) menegaskan pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk menghambat laju pemudik, dengan memanfaatkan pos penyekatan yang didirikan di wilayah perbatasan DIY-Jateng. Kebetulan pula, saat ini sedang dilangsungkan Operasi Ketupat Progo 2021.

Dengan demikian, upaya meminimalkan laju pemudik yang berniat masuk ke DIY bisa diminimalkan. Dalam operasi ini petugas kepolisian fokus pada upaya menghambat pemudik masuk ke wilayah DIY.

Tujuannyan tidak lain untuk menyelamatkan masyarakat dari penyebaran virus korona. Kepolisian berusaha semaksimal mungkin menyelamatkan masyarakat dari sebaran virus korona.

Iwan Saktiadi menyampaikan selain fokus pada penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan menghambat pemudik, masalah ketertiban, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalu lintas (kamtibselcar lantas) juga mendapat perhatian serius. Petugas berusaha agar masyarakat yang berkendara (sepeda, sepeda motor, dan mobil) saat merayakan Lebaran terjaga keamanan dan kenyamanannya. Karena itu, pihaknya mengimbau masalah ketertiban berlalu lintas diperhatikan.

“Jangan sampai terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kerena kurang diperhatikannya masalah tata tertib berlalu lintas. Berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya, acapkali masyarakat kurang memperhatikan masalah tata tertib lalu lintas karena menganggap adanya kelonggaran pengawasan petugas,” tandas Iwan Saktiadi.

Ditambahkan, saat perayaan Lebaran 2021 pihaknya tetap serius menangani masalah ‘perlalulintasan’. Termasuk daam hal ini, pemberian sanksi bukti pelanggaran (tilang) baik ETLE maupun manual terhadap para pelaku pelanggaran lalu lintas.

Terkait Operasi Ketupat Progo 2021, Iwan Saktiadi menjelaskan seluruh jajaran satuan lalu lintas, mulai dari Ditlantas, Polresta/Polres hingga Polsek jajaran Polda DIY siaga untuk menjaga keamanan dan ketertiban di bidang lalu lintas. Penjagaan di pos-pos lalu lintas dimaksimalkan, demikian pula pos penyekatan di wilayah perbatas DIY-Jateng.

“Semua upaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pada masyarakat menjadi prioritas kepolisian,” jelas Iwan Saktiadi. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI