Politisi PKS DIY Mulai Eksodus ke Partai Gelora

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Politisi PKS di DIY mulai berpindah ke Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah. Partai Gelora sudah resmi terdaftar sebagai partai politik di Indonesia setelah melalui verifikasi Kemenkumham.

Partai Gelora resmi mendapatkan SK Kemenkumham pada Selasa, 19 Mei 2020. Di DIY, Partai Gelora pun mulai menancapkan kuda-kuda bersiap berpartisipasi pada momen politik baik lokal maupun nasional.

M. Zuhrif Hudaya dipilih sebagai ketua umum DPW Partai Gelora DIY. Zuhrif sebelumnya merupakan politisi PKS dan bahkan merupakan legislator yang 15 tahun menyuarakan suara rakyat melalui PKS.

Beberapa tokoh eks PKS DIY diketahui juga mulai bergabung bersama Gelora. Semakin hari bahkan diklaim terus bertambah dukungan pada partai baru ini.

“Partai Gelora yang berazaskan Pancasila ini bersifat terbuka. Artinya siapa saja boleh bergabung, bekerjasama dengan Partai Gelora. Menyongsong pemilihan umum 2024, Partai Gelora memanggil segenap warga Jogja, yang tua dan yang muda untuk bergabung menjadi calon wakil rakyat, DPR maupun DPRD,” ungkap Zuhrif melalui siaran tertulisnya Sabtu (23/5/2020).

Namun demikian, karena Gelora lahir di saat musim pandemi Covid-19, maka agenda pertama yang diusung adalah membangkitkan dan membangun solidaritas nasional. “Dengan semangat solidaritas, gotong royong, bahu membahu, Indonesia terbukti telah berkali-kali melewati krisis dan Gelora meyakini Indonesia akan mampu bersama-sama keluar dari krisis untuk kemudian mengambil peran lebih besar di kancah internasional,” pungkas Zuhrif. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI